Apa yang terjadi apabila Anda dan suami tidak bercinta selama dua pekan? Menciptakan rasa rindu atau membuat emosi malah jadi naik turun? Sebuah survei yang dihelat di Inggris menguak fakta soal rutinitas seks di negara Ratu Elizabeth tersebut.
Sebuah studi mengungkapkan bahwa sekurang-kurangnya 51 persen warga Inggris tidak bercinta selama satu bulan. Lalu, sebanyak 45 persen responden studi ini mengaku tidak puas dengan kehidupan seks mereka masing-masing.
Kemudian, studi yang melibatkan 6.000 responden ini juga membeberkan, sebanyak 28 persen melakukan kegiatan seksual dua hingga tiga kali dalam sepekan. Selanjutnya, sebanyak 21 persen, jarang bercinta selama satu bulan.
Survei yang digelar oleh DailyStar terhadap 3.484 pembaca, menunjukkan bahwa 25 persen warga Inggris bercinta satu kali dalam seminggu dan 15 persen hanya satu kali dalam sebulan.
Sisanya, sebanyak enam persen mengakui bahwa mereka berhubungan seks, satu kali dalam sehari. Terakhir, sekitar lima persen, bercinta lebih dari satu kali dalam satu hari.
Menurut seorang pakar seks, Barry W.McCarthy, mengatakan bahwa kondisi jarang berhubungan seksual yang terjadi pada beberapa pasangan, biasanya disebabkan rasa bosan dan “permainan” yang monoton.
“Intinya, bukan pada berapa lama Anda bertahan saat sedang ejakulasi, tapi lebih kepada apa yang Anda berdua lakukan kala sesi pemanasan. Sebab, sesi itu mempengaruhi pada lama waktu bercinta. Pemanasan yang baik, bisa membuat pria ejakulasi selama 18 menit,” terang McCarthy pada situs Esquire.
(sumber)
Membagikan informasi, tips dan cara bermanfaat dari berbagai sumber ahli dan terpercaya.
>> Kenali 4 penyebab serangan Jantung di usia muda
Serangan jantung memang ternyata tak hanya melanda orang dewasa. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi serangan jantung terjadi pada orang muda, seperti:
1. Tekanan darah tinggi
Kurang dari tiga persen anak-anak di seluruh dunia memiliki tekanan darah tinggi. Sayangnya kondisi tersebut sering tidak terdeteksi karena tak ada tanda gejala yang timbul. Anak yang lahir dengan riwayat keluarga yang memiliki tekanan darah tinggi, sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin untuk mencegah serangan jantung.
2. Obesitas
Obesitas juga dapat menjadi pemicu serangan jantung di usia muda. Mike Mohede pernah punya masalah dengan berat badannya. Bisa jadi ini salah satu yang bisa dijadikan petunjuk.
3. Riwayat Keluarga
Kematian akibat serangan jantung mendadak bisa berasal dari riwayat keluarga, yang biasanya tidak dijelaskan sebelum usia 50 tahun. Penting untuk memeriksakan terlebih dahulu kepada dokter, jika memiliki riwayat
keluarga dengan penyakit jantung.
4. Perubahan gaya hidup
Gaya hidup yang tidak sehat seperti makan berlebihan, merokok juga dapat memengaruhi tekanan darah yang memicu serangan jantung. Penting untuk membiasakan diri hidup sehat dengan membatasi garam, gula dan lemak. Terlebih lagi, menjauhkan nikotin dalam rokok yang mampu menyebabkan pembuluh darah menyempit, dan memicu serangan jantung mendadak.
(sumber)
1. Tekanan darah tinggi
Kurang dari tiga persen anak-anak di seluruh dunia memiliki tekanan darah tinggi. Sayangnya kondisi tersebut sering tidak terdeteksi karena tak ada tanda gejala yang timbul. Anak yang lahir dengan riwayat keluarga yang memiliki tekanan darah tinggi, sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin untuk mencegah serangan jantung.
2. Obesitas
Obesitas juga dapat menjadi pemicu serangan jantung di usia muda. Mike Mohede pernah punya masalah dengan berat badannya. Bisa jadi ini salah satu yang bisa dijadikan petunjuk.
3. Riwayat Keluarga
Kematian akibat serangan jantung mendadak bisa berasal dari riwayat keluarga, yang biasanya tidak dijelaskan sebelum usia 50 tahun. Penting untuk memeriksakan terlebih dahulu kepada dokter, jika memiliki riwayat
keluarga dengan penyakit jantung.
4. Perubahan gaya hidup
Gaya hidup yang tidak sehat seperti makan berlebihan, merokok juga dapat memengaruhi tekanan darah yang memicu serangan jantung. Penting untuk membiasakan diri hidup sehat dengan membatasi garam, gula dan lemak. Terlebih lagi, menjauhkan nikotin dalam rokok yang mampu menyebabkan pembuluh darah menyempit, dan memicu serangan jantung mendadak.
(sumber)
>> Anda sulit menghafal sesuatu? coba trik berikut ini
Pernahkah Anda merasa, ketika belajar dan kemudian mendapatkan pengetahuan baru, ilmu yang sudah dipelajari terlupakan. Atau Anda sulit menghafal dan mudah lupa. Yang bisa dilakukan biasanya adalah mengulang materi tersebut berkali-kali.
Tapi bukti ilmiah menunjukkan hal menarik. Sebuah studi menemukan, apa yang kita lakukan secara fisik juga ternyata memainkan peran penting dalam proses belajar. Percobaan ini dilakukan ketika tikus berlari untuk menjalankan roda setelah memperoleh keterampilan baru. Mereka belajar jauh lebih baik daripada tikus yang hanya diam.
"Latihan tampaknya meningkatkan produksi biokimia dalam tubuh dan otak yang berhubungan dengan fungsi mental," ujar peneliti, seperti dikutip Nytimes, Sabtu (30/7/2016).
Percobaan juga dilakukan kepada manusia. Mereka kemudian dikelompokkan menjadi orang yang diminta menghafal gambar kemudian diminta melakukan latihan fisik. Setelah itu, mereka diminta menghafal lagi dan tidur. Kelompok kedua, hanya diminta menghafal terus-menerus dan tidur.
Esoknya, mereka yang latihan fisik empat jam setelah tes dapat menentukan lokasi gambar dengan akurat. Aktivitas otak mereka pun berbeda. Peneliti melihat, ada pola yang lebih konsisten dari aktivitas saraf ketika manusia menghafal dan melakukan aktivitas fisik.
"Ketika aktif, otak mereka mungkin telah berfungsi lebih efisien. Tapi mengapa menunda latihan selama empat jam lebih efektif daripada latihan langsung masih dipertanyakan," kata peneliti.
Meski demikian, kata peneliti, memori jangka panjang tidak hanya dipengaruhi oleh apa yang terjadi ketika Anda belajar hal-hal baru. Tetapi juga oleh proses yang terjadi pada jam-jam dan hari-hari berikutnya untuk menstabilkan kerja otak Anda.
(referensi)
Tapi bukti ilmiah menunjukkan hal menarik. Sebuah studi menemukan, apa yang kita lakukan secara fisik juga ternyata memainkan peran penting dalam proses belajar. Percobaan ini dilakukan ketika tikus berlari untuk menjalankan roda setelah memperoleh keterampilan baru. Mereka belajar jauh lebih baik daripada tikus yang hanya diam.
"Latihan tampaknya meningkatkan produksi biokimia dalam tubuh dan otak yang berhubungan dengan fungsi mental," ujar peneliti, seperti dikutip Nytimes, Sabtu (30/7/2016).
Percobaan juga dilakukan kepada manusia. Mereka kemudian dikelompokkan menjadi orang yang diminta menghafal gambar kemudian diminta melakukan latihan fisik. Setelah itu, mereka diminta menghafal lagi dan tidur. Kelompok kedua, hanya diminta menghafal terus-menerus dan tidur.
Esoknya, mereka yang latihan fisik empat jam setelah tes dapat menentukan lokasi gambar dengan akurat. Aktivitas otak mereka pun berbeda. Peneliti melihat, ada pola yang lebih konsisten dari aktivitas saraf ketika manusia menghafal dan melakukan aktivitas fisik.
"Ketika aktif, otak mereka mungkin telah berfungsi lebih efisien. Tapi mengapa menunda latihan selama empat jam lebih efektif daripada latihan langsung masih dipertanyakan," kata peneliti.
Meski demikian, kata peneliti, memori jangka panjang tidak hanya dipengaruhi oleh apa yang terjadi ketika Anda belajar hal-hal baru. Tetapi juga oleh proses yang terjadi pada jam-jam dan hari-hari berikutnya untuk menstabilkan kerja otak Anda.
(referensi)
>> Busi Kotor lebih baik dibesihkan atau ganti? Berikut penjelasanya
Busi menjadi komponen penting bagi setiap kendaraan. Meski ukurannya kecil, tapi fungsinya dalam memberikan percikan api di ruang pembakaran, membuat busi memiliki peranan besar dalam kinerja mesin.
Beberapa waktu lalu Otomania sempat memberikan tips membersihkan busi sebagai bentuk perawatan. Meski bisa dilakukan, rupanya hal ini tidak dianjurkan oleh AB Andra, selaku Aftermarket Sales Manager PT NGK Busi Indonesia.
"Untuk kami sama sekali tidak disarankan membersihkan busi. Baik dengan amplas apalagi sampai merendamnya di dalam bensin," ucap Andra (28/7/2016).
Menurutnya, membersihkan dengan cara mengamplas atau dengan sikat kawat bisa mengikis lapisan elektrodanya. Selain itu gap kepala busi juga tanpa disengaja akan bergeser, bisa berubah menjadi terlalu rengang atau rapat.
Bila sampai gap berubah dan elektroda terkikis, otomatis membuat kerja busi justru tidak maksimal. Salah satu efek besarnya adalah penyaluran pengapian yang tidak sempurna.
"Gap di NGK standarnya itu 9-11 milimeter itu sudah ada aturanya sejak dibuat dari pabrik. Meski setelah dibersihkan lalu diukur kembali menggunakan fuller gauge (alat pengukur celah busi), tapi tidak jaminan sama dengan saat dikeluarkan dari pabrik. Kenapa? fuller gauge itu ada kalibrasinya tiap tahun, tidak bisa beli lalu dipakai selamanya," ucap Andra.
Menurutnya, salah satu cara yang baik adalah dengan langsung mengganti busi bila memang sudah kotor. "Untuk sepeda motor maksimal itu 5.000 km, sedangkan untuk mobil mulai dari 10.000 sampai 20.000 km," ucap Andra.
(sumber)
Beberapa waktu lalu Otomania sempat memberikan tips membersihkan busi sebagai bentuk perawatan. Meski bisa dilakukan, rupanya hal ini tidak dianjurkan oleh AB Andra, selaku Aftermarket Sales Manager PT NGK Busi Indonesia.
"Untuk kami sama sekali tidak disarankan membersihkan busi. Baik dengan amplas apalagi sampai merendamnya di dalam bensin," ucap Andra (28/7/2016).
Menurutnya, membersihkan dengan cara mengamplas atau dengan sikat kawat bisa mengikis lapisan elektrodanya. Selain itu gap kepala busi juga tanpa disengaja akan bergeser, bisa berubah menjadi terlalu rengang atau rapat.
Bila sampai gap berubah dan elektroda terkikis, otomatis membuat kerja busi justru tidak maksimal. Salah satu efek besarnya adalah penyaluran pengapian yang tidak sempurna.
"Gap di NGK standarnya itu 9-11 milimeter itu sudah ada aturanya sejak dibuat dari pabrik. Meski setelah dibersihkan lalu diukur kembali menggunakan fuller gauge (alat pengukur celah busi), tapi tidak jaminan sama dengan saat dikeluarkan dari pabrik. Kenapa? fuller gauge itu ada kalibrasinya tiap tahun, tidak bisa beli lalu dipakai selamanya," ucap Andra.
Menurutnya, salah satu cara yang baik adalah dengan langsung mengganti busi bila memang sudah kotor. "Untuk sepeda motor maksimal itu 5.000 km, sedangkan untuk mobil mulai dari 10.000 sampai 20.000 km," ucap Andra.
(sumber)
>> Kenali 6 Penyebab rambut rusak
Rambut adalah mahkota perempuan, setiap perempuan pasti menginginkan rambut yang sehat dan berkilau. Rambut kering, kusam, rapuh, bercabang, sulit diatur, dan rontok adalah masalah yang sering dikeluhkan dan seringkali menyebabkan stres dan tidak percaya diri. Saat ini, banyak bermunculan produk-produk perawatan rambut, namun sebelumnya Anda harus mengetahui apa yang menyebabkan rambut Anda rusak. Menghindari pemicu kerusakan selalu lebih baik daripada mengobati.
Penyebab Rambut RusakBerikut ini adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan kerusakan pada rambut.
Genetik
Rambut rontok dan rambut berwaran putih/beruban pada usia mudabukan berarti hanya disebabkan oleh kondisi rambut yang rusak, mungkin saja Anda memiliki riwayat keluarga dengan kebotakan/uban.
Sinar Matahari
Terlalu sering terpapar sinar matahari dapat membuat rambut Anda kering, kusam dan rapuh. Jika Anda memiliki rambut yang tipis, risiko sunburn pada kulit kepala akan meningkat. Jika pekerjaan Anda mengharuskan Anda terpapar sinar matahari dalam waktu lama, sebaiknya gunakan penutup kepala/topi. Produk perawatan rambut yang mengandung sunscreen belum terbukti efektif mencegah paparan sinar matahari.
Nutrisi
Rambut membutuhkan protein dan zat besi agar tetap sehat. Selain itu omega-3, zink, dan vitamin A juga dapat mencegah kerontokan rambut. Diet yang terlalu ketat seringkali menyebabkan seseorang kekurangan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, pada kondisi ini rambut akan menjadi rusak dan rontok.
Zat kimia dan panas
Terlalu sering menggunakan pengering rambut, catok, keriting, mewarnai rambut dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan rambut, rambut kehilangan kelembabannya dan tidak berkilau. Mengeringkan rambut secara alami dengan membiarkannya kering atau dengan kipas angin lebih baik daripada menggunakan pengering rambut. Gunakan produk perawatan rambut yang dapat melindungi rambut dari panas sebelum melakukan pengeringan/catok/keriting.
Terlalu sering keramas
Terlalu sering keramas menyebabkan terlalu banyak gesekan yang konsisten pada rambut, selain itu akan mengurangi kelembaban rambut dan membuat rambut kering. Gunakan shampoo yang mengandung pelembab dan conditioner setelah mencuci rambut.
Stres
Stres dapat memicu munculnya ketombe dan kerontokan rambut. Namun kerusakan rambut akibat stres biasanya bersifat temporer. Jika stressor (pencetus stres) hilang dan stres mereda, maka kondisi rambut akan kembali seperti semula.
(sumber)
Penyebab Rambut RusakBerikut ini adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan kerusakan pada rambut.
Genetik
Rambut rontok dan rambut berwaran putih/beruban pada usia mudabukan berarti hanya disebabkan oleh kondisi rambut yang rusak, mungkin saja Anda memiliki riwayat keluarga dengan kebotakan/uban.
Sinar Matahari
Terlalu sering terpapar sinar matahari dapat membuat rambut Anda kering, kusam dan rapuh. Jika Anda memiliki rambut yang tipis, risiko sunburn pada kulit kepala akan meningkat. Jika pekerjaan Anda mengharuskan Anda terpapar sinar matahari dalam waktu lama, sebaiknya gunakan penutup kepala/topi. Produk perawatan rambut yang mengandung sunscreen belum terbukti efektif mencegah paparan sinar matahari.
Nutrisi
Rambut membutuhkan protein dan zat besi agar tetap sehat. Selain itu omega-3, zink, dan vitamin A juga dapat mencegah kerontokan rambut. Diet yang terlalu ketat seringkali menyebabkan seseorang kekurangan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, pada kondisi ini rambut akan menjadi rusak dan rontok.
Zat kimia dan panas
Terlalu sering menggunakan pengering rambut, catok, keriting, mewarnai rambut dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan rambut, rambut kehilangan kelembabannya dan tidak berkilau. Mengeringkan rambut secara alami dengan membiarkannya kering atau dengan kipas angin lebih baik daripada menggunakan pengering rambut. Gunakan produk perawatan rambut yang dapat melindungi rambut dari panas sebelum melakukan pengeringan/catok/keriting.
Terlalu sering keramas
Terlalu sering keramas menyebabkan terlalu banyak gesekan yang konsisten pada rambut, selain itu akan mengurangi kelembaban rambut dan membuat rambut kering. Gunakan shampoo yang mengandung pelembab dan conditioner setelah mencuci rambut.
Stres
Stres dapat memicu munculnya ketombe dan kerontokan rambut. Namun kerusakan rambut akibat stres biasanya bersifat temporer. Jika stressor (pencetus stres) hilang dan stres mereda, maka kondisi rambut akan kembali seperti semula.
(sumber)
>> Penyebab rambut botak dan solusi mengatasinya
Di akhir usia 20 tahun hingga awal usia 30-an, 50% pria akan mengalami masalah kerontokan rambut yang cukup mengkhawatirkan dan berakhir pada kebotakan di usia 50 tahun.
Berdasarkan pengaruh ras terhadap angka kejadian dan keparahan, bangsa Asia menduduki posisi 2 terbesar. Jadi, masalah kebotakan pada pria Asia tidak dapat dianggap remeh.
Kebotakan menjadi masalah tersendiri bagi beberapa orang. Untuk mengatasi kebotakan itu sendiri diperlukan penelusuran terlebih dahulu hal apa yang menjadi pemicu kebotakan itu sendiri. Untuk lebih jelasnya, simak paparan berikut ini.
Penyebab Kebotakan - Faktor Genetik
Sembilan puluh lima persen kebotakan pada pria disebabkan oleh pengaruh genetik (keturunan) dan hormon, dan dalam dunia medis disebut dengan Alopesia androgenika (male pattern baldness). Rambut kita tumbuh dan tertanam pada kulit kepala di dalam sebuah kantung yang disebut folikel rambut. Pada alopesia androgenika, faktor keturunan dan hormon akan membuat folikel rambut semakin mengecil dan menghasilkan rambut yang lebih halus dan berwarna lebih muda. Pada akhirnya, folikel rambut tersebut tidak akan lagi membentuk rambut sehingga tidak ada lagi rambut yang tumbuh.
Kerontokan rambut akan dimulai secara bertahap dari bagian depan terus ke belakang. Pada kerontokan awal, akan terlihat pola huruf M pada kepala. Jika kerontokan terus berlanjut maka akan membentuk huruf U dan dahi akan terlihat lebih lebar.
Solusi Kebotakan
kebotakan botakJika mereka yang mengalami kebotakan merasa nyaman dengan penampilan mereka maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Masalah yang timbul lebih menyangkut estetika dan kosmetika penampilan saja. Seringkali masalah ini dapat diatasi dengan penggunaan hair piece atau perubahan model rambut. Cara ini adalah yang paling aman dan murah.
Selain itu, menangani kebotakan dapat dilakukan dengan pemberian obat-obatan. Obat-obat ini bekerja dengan menghambat kerontokan rambut dan menumbuhkan rambut baru dengan merangsang folikel rambut. Fungsi ini dapat diperoleh dengan menggunakan obat Minoxidil.
Sedangkan untuk mengatasi pengaruh hormon pada kebotakan dapat digunakan obat Finasteride. Sayangnya, jika penggunaan salah satu dari kedua obat ini dihentikan maka kerontokan rambut akan terjadi kembali, bahkan terkadang kerontokan menjadi lebih cepat dari sebelumnya.
Cara lain yang lebih permanen dan seringkali memberikan hasil baik, adalah transplantasi rambut. Metode ini dilakukan dengan memindahkan folikel rambut dari daerah yang lebat dan masih bertumbuh ke daerah yang botak.
(sumber)
Berdasarkan pengaruh ras terhadap angka kejadian dan keparahan, bangsa Asia menduduki posisi 2 terbesar. Jadi, masalah kebotakan pada pria Asia tidak dapat dianggap remeh.
Kebotakan menjadi masalah tersendiri bagi beberapa orang. Untuk mengatasi kebotakan itu sendiri diperlukan penelusuran terlebih dahulu hal apa yang menjadi pemicu kebotakan itu sendiri. Untuk lebih jelasnya, simak paparan berikut ini.
Penyebab Kebotakan - Faktor Genetik
Sembilan puluh lima persen kebotakan pada pria disebabkan oleh pengaruh genetik (keturunan) dan hormon, dan dalam dunia medis disebut dengan Alopesia androgenika (male pattern baldness). Rambut kita tumbuh dan tertanam pada kulit kepala di dalam sebuah kantung yang disebut folikel rambut. Pada alopesia androgenika, faktor keturunan dan hormon akan membuat folikel rambut semakin mengecil dan menghasilkan rambut yang lebih halus dan berwarna lebih muda. Pada akhirnya, folikel rambut tersebut tidak akan lagi membentuk rambut sehingga tidak ada lagi rambut yang tumbuh.
Kerontokan rambut akan dimulai secara bertahap dari bagian depan terus ke belakang. Pada kerontokan awal, akan terlihat pola huruf M pada kepala. Jika kerontokan terus berlanjut maka akan membentuk huruf U dan dahi akan terlihat lebih lebar.
Solusi Kebotakan
kebotakan botakJika mereka yang mengalami kebotakan merasa nyaman dengan penampilan mereka maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Masalah yang timbul lebih menyangkut estetika dan kosmetika penampilan saja. Seringkali masalah ini dapat diatasi dengan penggunaan hair piece atau perubahan model rambut. Cara ini adalah yang paling aman dan murah.
Selain itu, menangani kebotakan dapat dilakukan dengan pemberian obat-obatan. Obat-obat ini bekerja dengan menghambat kerontokan rambut dan menumbuhkan rambut baru dengan merangsang folikel rambut. Fungsi ini dapat diperoleh dengan menggunakan obat Minoxidil.
Sedangkan untuk mengatasi pengaruh hormon pada kebotakan dapat digunakan obat Finasteride. Sayangnya, jika penggunaan salah satu dari kedua obat ini dihentikan maka kerontokan rambut akan terjadi kembali, bahkan terkadang kerontokan menjadi lebih cepat dari sebelumnya.
Cara lain yang lebih permanen dan seringkali memberikan hasil baik, adalah transplantasi rambut. Metode ini dilakukan dengan memindahkan folikel rambut dari daerah yang lebat dan masih bertumbuh ke daerah yang botak.
(sumber)
>> Tips tingkatkan kinerja memori otak dengan tidur siang selama 45 Menit
Walau daftar tugas yang harus diselesaikan seolah tak kunjung habis, sempatkanlah tidur siang sejenak di sela-sela aktivitas. Tidur siang selama 45 menit ternyata bisa meningkatkan memori sebanyak lima kali lipat.
Sebuah penelitian menemukan bahwa tidur singkat membantu kita menyimpan informasi yang telah dipelajari dan secara signifikan meningkatkan kemampuan daya ingat. Bahkan tidur siang dapat membantu pelajar ketika ujian.
Dalam penelitian ini, para partisipan mempelajari 90 kata tunggal dan 120 kata tak berhubungan, seperti 'taksi susu'. Kemudian para partisipan menonton televisi dan sebagian dari mereka tidur. Ketika mereka diuji kembali, partisipan yang sudah tidur mengingat lebih banyak pasangan kata. Hasil studi ini pun telah diterbitkan dalam jurnal Neurobiology of Learning and Memory.
Peneliti asal Saarland University Jerman, Axel Mecklinger, menjelaskan, selama tidur, semburan aktivitas otak yang dikenal sebagai sleep spindle memainkan peran penting dalam memperkuat informasi yang baru dipelajari. Tidur singkat selama 45 menit hingga 60 menit dapat memproduksi lima kali peningkatan dalam penerimaan informasi dari ingatan.
"Kemampuan ingatan para partisipan yang sebelumnya tidur singkat ternyata sama baiknya dengan saat sebelum mereka tidur, segera setelah menyelesaikan tahap pembelajaran," kata Mecklinger.
Walau begitu, kemampuan daya ingat tidak membaik pada kelompok tidur terhadap tingkat yang diukur segera setelah fase belajar.
"Tidur singkat di kantor atau sekolah cukup untuk meningkatkan kesuksesan dalam proses belajar. Di mana pun orang-orang berada di dalam lingkungan belajar, kita harus berpikir serius tentang dampak positif dari tidur," lanjut Mecklinger.
(sumber)
Sebuah penelitian menemukan bahwa tidur singkat membantu kita menyimpan informasi yang telah dipelajari dan secara signifikan meningkatkan kemampuan daya ingat. Bahkan tidur siang dapat membantu pelajar ketika ujian.
Dalam penelitian ini, para partisipan mempelajari 90 kata tunggal dan 120 kata tak berhubungan, seperti 'taksi susu'. Kemudian para partisipan menonton televisi dan sebagian dari mereka tidur. Ketika mereka diuji kembali, partisipan yang sudah tidur mengingat lebih banyak pasangan kata. Hasil studi ini pun telah diterbitkan dalam jurnal Neurobiology of Learning and Memory.
Peneliti asal Saarland University Jerman, Axel Mecklinger, menjelaskan, selama tidur, semburan aktivitas otak yang dikenal sebagai sleep spindle memainkan peran penting dalam memperkuat informasi yang baru dipelajari. Tidur singkat selama 45 menit hingga 60 menit dapat memproduksi lima kali peningkatan dalam penerimaan informasi dari ingatan.
"Kemampuan ingatan para partisipan yang sebelumnya tidur singkat ternyata sama baiknya dengan saat sebelum mereka tidur, segera setelah menyelesaikan tahap pembelajaran," kata Mecklinger.
Walau begitu, kemampuan daya ingat tidak membaik pada kelompok tidur terhadap tingkat yang diukur segera setelah fase belajar.
"Tidur singkat di kantor atau sekolah cukup untuk meningkatkan kesuksesan dalam proses belajar. Di mana pun orang-orang berada di dalam lingkungan belajar, kita harus berpikir serius tentang dampak positif dari tidur," lanjut Mecklinger.
(sumber)
Subscribe to:
Posts (Atom)






