>> Manfaat baik dan efek buruk minum Kopi


Kini, minum kopi di pagi hari bukan lagi hanya merupakan sekedar rutinitas belaka. Karena ternyata, banyak hal baik dari kopi yang dapat bermanfaat bagi kesehatan.
 Kini, minum kopi di pagi hari bukan lagi hanya merupakan sekedar rutinitas belaka. Karena ternyata, banyak hal baik dari kopi yang dapat bermanfaat bagi kesehatan. Di antaranya yaitu:
  • Menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung
  • Kopi mengandung antioksidan yang dapat mengurangi oksidasi dari LDL. Selain itu terbukti menurunkan risiko penyakit jantung koroner, dan gagal jantung bila mengkonsumsi sekitar 2 cangkir setiap harinya. (Baca: 5 Tanda Gagal Jantung)
  • Menurunkan risiko terjadinya stroke
  • Mengkonsumsi kopi 1 hingga 6 cangkir setiap harinya terbukti menurunkan risiko penyakit stroke sebanyak 17%.
  • Menurunkan risiko terjadinya penyakit kencing manis
  • Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa konsumsi kopi dapat meningkatkan produksi insulin, merangsang metabolisme gula darah, dan menurunkan risiko terjadinya penyakit kencing manis. (Baca: Kafein Pada Kopi Mencegah Kanker Kulit).
  • Kopi juga dapat menurunkan risiko terkena kanker, termasuk kanker endometrium, kanker prostat, kanker kepala dan leher, karsinoma sel basal, dan kanker payudara.
  • Mengkonsumsi kopi juga dapat mencegah perkembangan penyakit demensia ke arah yang lebih buruk dan dapat menurunkan resiko terjadinya depresi. 

Namun, selain memiliki keuntungan seperti yang telah disebutkan di atas, kopi juga dapat berakibat buruk bagi kesehatan, di antaranya:
  • Menyebabkan kesulitan tidur
  • Menaikkan tekanan darah, glaukoma
  • Menimbulkan gangguan cemas, dan tremor. 
Oleh karena itu, dalam mengkonsumsi kopi tidak boleh berlebihan meskipun kita tahu kopi tidak selalu merugikan.




>> Berikut 5 Tanda air kencing yang tidak normal


Bagaimana mengetahui air kencing Anda normal atau tidak? Bagaimana jika terlalu coklat? Bagaimana jika terlalu bening? Sehatkah?
Tahukah Anda, bahwa air kencing (urine) Anda bisa menjadi indikator dari kondisi kesehatan tubuh Anda? Dari sekedar setitik darah yang hadir di air kencing, aroma, bahkan sekedar warna air kencing Anda menandakan kondisi tubuh yang Anda miliki.

Setiap hari, ginjal Anda menyaring 200 liter darah. Sistem penyaringan ginjal yang kompleks menjaga keseimbangan fungsi kimia dan mineral dalam tubuh dan membuangnya menjadi urine. Namun bagaimana mengetahui urine Anda normal atau tidak?


1. Kejernihan Air Kencing
Warna dan 'konsentrasi' urine dapat membantu Anda mengetahui apakah hidrasi Anda cukup.
Jika warna urine Anda kuning gelap, mungkin saja Anda mengalami dehidrasi atau kurang minum.
Dehidrasi juga dapat mengakibatkan batu ginjal karena mineral penyebab batu akan terkonsentrasi pada ginjal dan saluran air.
Jadi pastikan Anda cukup minum air putih dan warna urine Anda jernih.

2. Warna & Bau Air Kencing
Jika urine Anda tidak berwarna kuning, bisa jadi hal tersebut merupakan hal yang serius (misalnya terdapat darah di dalam urine). Namun bisa jadi hal tersebut juga berkaitan dengan diet ataupun obat yang Anda konsumsi.
Misalnya jika Anda sering mengonsumsi buah bit, urine Anda dapat berwarna merah jambu. Hal ini seringkali mengecoh jika terdapat sel darah merah dalam urine, urine Anda dapat berwarna merah maupun seperti teh botol.
Sama halnya dengan bau. Makanan tertentu dapat menyebabkan bau spesifik seperti asparagus. Atau jika Anda mengonsumsi obat-obatan tertentu atau vitamin dapat juga memberikan bau tertentu.


3. Tanda Awal Kerusakan Ginjal
Protein dalam urine dapat menjadi suatu penanda utama adanya kerusakan ginjal, terutama pada orang yang menderita diabetes. Protein pada urine dapat menghasilkan busa berlebih pada urine.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan hubungan gejala awal kerusakan ginjal dengan faktor lainnya adalah:

  • Jika Anda berusia lebih dari 60 tahun
  • Menderita diabetes
  • Hipertensi
  • Riwayat keluarga yang menderita gagal ginjal

Maka ada baiknya Anda memeriksakan analisa urine secara rutin.

4. Tanda Diabetes
Jika Anda buang air kecil cukup sering dalam jumlah yang banyak, bisa jadi Anda menderita diabetes.
Jika darah Anda mengandung banyak "gula" dan tubuh tidak dapat memprosesnya secara efektif, maka ginjal Anda akan bekerja ekstra keras untuk mengeluarkannya.
Jika demikian, maka tidak ada salahnya untuk melakukan secara tertib dan berkala pemeriksaan kandungan gula darah Anda. Selain itu, tegakkan pola hidup aktif dan sehat guna menekan potensi ancaman diabetes yang ada.

5. Tanda Infeksi
Infeksi saluran kemih terjadi ketika bakteri terdapat di saluran kemih dan berreplikasi. Bakteri biasanya masuk ke dalam saluran kemih melalui uretra atau lubang kencing. Gejala infeksi saluran kemih diantaranya tidak lampias saat buang air kecil, tidak dapat menahan buang air kecil, rasa panas sewaktu buang air kecil atau juga perubahan warna dan bau pada urine.
( sumber )

>> Perlu anda ketahui Fakta dan mitos tentang air minum


Fakta sebenarnya minum air dingin tidak menggemukkan. Diet minum air garam tidak membuat otot jadi 'kering'. Dan air alkali sama saja seperti air biasanya.

Air minum adalah kebutuhan penting dalam asupan kita sehari-hari. Menahan lapar tentu akan lebih mudah daripada menahan haus, bukan?
Akan tetapi, banyak sekali hal-hal seputar air minum yang saat ini beredar.
Sebut saja beberapa diantaranya seperti;
"benarkah minum air dingin bisa membuat Anda gemuk?";
atau mitos yang populer beredar diantara penggiat pusat kebugaran:
"kalau mau otot yang 'kering' hindari garam."
Ketahuilah semua hal itu mitos dan tidak benar adanya.

Dalam acara seminar Hidrasi Sehat saat Berolahraga yang berlangsung di Ritz Carlton tanggal 11 Juni 2013, dr. Samuel Oetoro, SpGK mengungkapkan beberapa fakta terkait mitos-mitos yang beredar tentang air minum dan hidrasi.

Mitos #1: Minum Air Tidak Boleh Dingin Karena Akan Membuat Gemuk
Hal ini Hanyalah mitos dan tidak benar
Suhu air minum setelah masuk ke dalam tubuh akan dihangatkan ataupun didinginkan sesuai dengan suhu sistem pencernaan, sehingga suhu air tidak akan mempengaruhi penyerapan lemak.
Akan tetapi apabila sedang berolahraga hindarilah mengkonsumsi air yang terlampau dingin atau yang terlampau panas.
Hal ini karena suhu inti tubuh sedang tinggi akibat berolahraga, sehingga air yang baik dikonsumsi adalah air dengan suhu ruangan atau 15°-21° Celcius.

Mitos #2: Air Alkali yang pHnya Bersifat Basa Lebih Bagus Daripada Air Minum Biasa
Hal ini tidak benar, jika Anda pernah dengar mengenai air dengan ion, yakni air yang memiliki sifat alkali dengan predikat antioksidan dan sebagainya, maka perlu Anda cermati.
Air alkali adalah air yang memiliki pH tinggi, biasanya 9 atau lebih sehingga sifatnya basa. Ada yang mengatakan bahwa untuk sehat dan menjaga keseimbangan pH darah, maka air yang kita minum harus bersifat basa atau alkali. Hal ini tidak benar.
Air yang kita minum justru dianjurkan berada di pH 6,5 hingga 8,5. Apapun makanan atau minuman yang kita makan atau berapapun pHnya, selama tidak merusak mukosa atau saluran pencernaan, akan melewati tenggorokan dan masuk lambung.

Di lambung makanan atau minuman ini akan bercampur dengan asam lambung yang sifatnya asam kuat sehingga sifatnya akan menjadi asam.
Setelah dari lambung, makanan atau minuman ini akan memasuki usus 12 jari atau duodenum melalui lubang kecil bernama pilorus yang memungkinkan makanan turun sedikit demi sedikit (3-4 cc).

Begitu masuk usus 12 jari, sifat makanan atau minuman akan menjadi netral karena bercampur dengan basa (asam dicampur basa akan menjadi netral). Baru kemudian di dalam usus akan terjadi penyerapan zat nutrisi ke dalam sirkulasi darah. Oleh karena itu, dapat dilihat bahwa pH alkali tidak akan mempengaruhi pH darah.




Mitos #3: Kalau Mau Bangun Otot ?Kering? Jangan Minum Air Ataupun Konsumsi Garam
Hal Ini Tidak Benar dan Hanya Mitos. Isitilah otot “kering” sebenarnya adalah istilah yag kurang tepat tetapi sering sekali digunakan oleh mereka yang senang melatih kekuatan otot khususnya di pusat kebugaran. Tubuh kita terdiri atas 60-70% air bahkan sel tubuh kita dapat mengandung air sebanyak 75-80%.

Tubuh kita membutuhkan air untuk tetap berfungsi secara optimal dan air ini dapat masuk ke dalam sel tubuh melalui pompa yang membutuhkan elektrolit atau mineral yaitu natrium yang didapatkan dari garam. Apabila tubuh kekurangan natrium maka air akan sulit masuk ke dalam sel akibatnya tubuh akan mengalami dehidrasi dan kemudian akan timbul konsekuensi terhadap performa sehari-hari.

Istilah “kering” sebenarnya digunakan untuk menggambarkan kondisi dimana serat otot dapat terliat secara kasat mata di tubuh. Hal yang dapat membantu ini tercapai adalah lapisan lemak bawah kulit yang rendah, bukan air. Apabila persentase lemak turun maka serat otot akan terlihat. Jadi, caranya bukan dengan tidak minum atau tidak konsumsi garam, tetapi latihan kekuatan otot yang baik dan benar sesuai tujuan.

Menurut dr. Samuel Oetoro SpGK, air minum yang baik adalah yang mengandung mineral dan bukan air “kosong” yang miskin mineral. Hal ini karena dalam melakukan olahraga tubuh kita memakai elektrolit untuk kontraksi otot, sehingga cairan yang paling tepat bagi tubuh saat berolahraga adalah yang mengandung mineral.
( sumber )

>> Berikut perbedaan Sakit kepala Migrain dan Vertigo


Migrain dan vertigo adalah dua kondisi medis yang berbeda, karena itu memerlukan penanganan yang berbeda pula untuk mengatasinya.
Sakit kepala merupakan gejala yang umum dikeluhkan. Banyak orang sering menggunakan istilah migrain atau vertigo untuk menggambarkan sakit kepala yang dirasakannya. Padahal migrain dan vertigo adalah dua diagnosis penyakit yang berbeda, serta memerlukan penanganan yang berbeda. Berikut adalah tiga hal yang penting untuk diketahui seputar migrain dan vertigo:

  • Umumnya, gejala vertigo adalah sensasi pusing berputar, sedangkan migrain berupa nyeri kepala seperti diikat.
  • Keluhan sakit kepala merupakan istilah yang umum digunakan untuk mendeskripsikan sensasi perasaan tidak nyaman, berputar, dan kedutan pada kepala. Namun seorang dengan vertigo akan mengeluhkan adanya sensasi sekeliling terasa berputar, khususnya yang dicetuskan oleh pergerakan kepala.
  • Bagaimana dengan migrain? Sebanyak 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Namun pasien migrain juga dapat mengeluhkan sakit kepala dua sisi seperti sensasi terikat.
  • Vertigo disebabkan oleh adanya partikel kalsium dalam kanal telinga dalam, sedangkan migrain adalah gangguan multifaktor.




Apa penyebab vertigo dan migrain? Terdapat beberapa penyebab vertigo, salah satunya adalah adanya partikel dalam kanal telinga bagian dalam. Partikel ini dapat menyebabkan gangguan persepsi keseimbangan tubuh. Sedangkan penyebab migrain masih dipelajari sampai saat ini, namun diduga terdapat ketidak seimbangan senyawa pada otak yang bertugas dalam meregulasi rasa nyeri pada manusia. Timbulnya migrain dapat terjadi akibat kombinasi dari beberapa faktor, seperti stres, kebisingan, kelelahan, sindrom pramenstruasi, lapar atau makanan tertentu.
Pasien dengan migrain dapat mengeluhkan gejala sebelum sakit kepala timbul, atau disebut aura. Sedangkan vertigo tidak memiliki aura.

Di samping sakit kepala, sebagian penderita migrain juga dapat mengalami aura sebelum mengalami serangan sakit kepala. Aura adalah gejala berupa gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki) beberapa saat sebelum mengalami sakit kepala. Gejala ini tidak dijumpai pada vertigo.
( sumber )

>> Tips memilih dan menyimpan ikan yang sehat


Seringkali kita kesulitan memilih ikan yang bagus. Selain itu, banyak juga ikan yang sudah terkontaminasi merkuri dan dapat menyebabkan kerusakan pada saraf dan ginjal. Ikan yang tidak dimasak dengan baik juga dapat menyebabkan keracunan. Lalu bagaimana mencegah hal itu semua?
Kita semua tahu bahwa ikan sangat baik untuk tubuh karena mengandung omega-3, protein, vitamin, dan mineral. Mengkonsumsi ikan dikatakan dapat menurunkan risiko stroke dan Serangan jantung.

Namun seringkali kita kesulitan memilih ikan yang bagus. Selain itu, banyak juga ikan yang sudah terkontaminasi merkuri dan dapat menyebabkan kerusakan pada saraf dan ginjal. Ikan yang tidak dimasak dengan baik juga dapat menyebabkan keracunan.
Bagaimana cara memilih ikan ketika membeli agar tercegah dari bahaya kesehatan yang ada?

Tips saat membeli ikan:

  • Belilah ikan di tempat yang terpercaya
  • Pilihlah ikan yang disimpan di dalam pendingin atau kotak es
  • Tanyakan kepada penjual mana ikan yang paling terakhir sampai
  • Jangan beli ikan yang berbau tidak sedap / amis dan tidak bersih, tukar dengan ikan yang segar
  • Setelah membeli ikan, segera bawa pulang ke rumah dan masukan ke dalam kulkas.

Berikut ini adalah jenis makanan laut yang paling aman dikonsumsi menurut Food and Drug Association (FDA) karena memiliki kandungan merkuri paling kecil:

  • tuna kaleng
  • udang
  • salmon
  • kepiting
  • lele
  • kerang
  • ikan cod
  • ikan sebelah (flatfish)

Jenis ikan yang mengandung kadar merkuri lebih tinggi yaitu:

  • hiu
  • ikan todak
  • tuna
  • marlin
  • halibut
  • turbot
  • sea bass


Tips Menyimpan Ikan:

  • Segera simpan ikan di kulkas, paling baik di dalam freezer.
  • Pastikan ikan dimasukkan ke dalam wadah sebelum dimasukan ke dalam kulkas.
  • Jangan simpan ikan di dalam air
  • Jangan biarkan cairan dari ikan menetes pada makanan lain yang sudah siap dimakan
  • Cuci semua peralatan yang digunakan untuk menyiapkan makanan laut dengan air sabun panas
( sumber )



>> 5 Tips konsumsi gorengan yang sehat


Mungkin Anda sudah bosan dengar pendapat betapa kurang menyehatkannya gorengan. Dari kolesterol, risiko penyumbatan pembuluh darah, kegemukan, bahkan serangan jantung dan stroke.
Tradisi jajan sudah sangat melekat pada masyarakat Indonesia. Dari anak kecil hingga orang dewasa sering membeli makanan kecil untuk iseng dikonsumsi sambil bersantai bersaam keluarga atau menonton televisi. Dalam memilih jajanan banyak yang harus kita perhatikan, supaya jajanan yang kita beli tidak hanya enak untuk dimakan tetapi juga menyehatkan dan tidak menimbulkan penyakit.
Jajanan yang sangat akrab di kalangan masyarakat Indonesia salah satunya yaitu gorengan. Jajanan ini digemari karena rasanya enak, harga terjangkau, dan mudah didapatkan. Di pinggir jalan mana saja mudah kita temui penjaja makanan ini.

Tapi mungkin Anda sudah bosan juga dengar pendapat betapa kurang menyehatkannya hidangan gorengan. Dari bahaya kolesterol, potensi penyumbatan pembuluh darah, bahkan kegemukan.
Tidak perlu khawatir lebih jauh, berikut ini ada 5 cara makan gorengan yang aman untuk kesehatan Anda.

1. Prinsip Beli Gorengan
Saat Anda akan membeli gorengan, perhatikanlah kebersihan dari pembuatan panganan ini dan lokasi tempat berjualannya.
Makanan yang dijajakan di pingir jalan tentu sudah terkontaminasi polusi dari asap kendaraan yang lewat. Debu-debu di jalanan juga dapat mengotori makanan yang dijual.
Jadi kesimpulan prinsip membeli gorengan adalah kebersihan.
Namun selain itu ada hal lainnya yang secara prinsip harus Anda camkan baik-baik, yakni Anda harus mempercayai pedagang gorengannya.

2. Pastikan Anda Percaya Pada Pedagang Gorengan Favorit Anda
Mungkin Anda juga belum lupa bahwa beberapa saat yang lalu sempat santer terdengar bahwa ada beberapa pedagang gorengan nakal yang mencampurkan minyak yang digunakan untuk menggoreng dagangannya dengan kantong plastik.

Kantong plastik langsung dimasukkan ke dalam minyak panas sehingga plastik meleleh dan ikut tercampur bersama minyak dan makanan. Hal ini dimaksudkan untuk membuat hasil gorengan menjadi lebih crispy. Namun mereka tidak memperhatikan bahwa hal tersebut berbahaya untuk kesehatan konsumen.

Plastik mengandung zat bernama melamin yang tidak boleh dikonsumsi oleh manusia. Konsumsi melamin dapat menyebabkan pembentukan Kristal-kristal di ginjal yang dapat menyebabkan penyakit batu saluran kemih atau batu ginjal yang dapat berlanjut menjadi gagal ginjal hingga kematian.

3. Jika Anda Memiliki Riwayat Kolesterol, Jangan Makan Gorengan
Selain bahaya makanan terkontaminasi kotoran dan bahaya melamin, minyak yang sudah digunakan berkali-kali untuk menggoreng dapat menimbulkan tingginya kadar kolesterol pada makanan tersebut, sehingga bagi Anda dengan riwayat kolesterol tinggi harus membatasi jumlah yang dikonsumsi.

Boleh jadi minyak goreng yang dipakai penjual diklaim pada program iklannya tanpa kolesterol, walau memang benar adanya, namun ironisnya kolesterol itu justru bentukan kemudiannya minyak goreng yang disantap setelah melalui proses pencernaan di tubuh kita.
Kesimpulannya, batasi makan gorengan Anda. Tapi lain halnya jika Anda sedang usaha menurunkan berat badan. Berikut ini ada trik aman makan gorengan buat yang sedang berdiet.




4. Jika Anda Sedang Diet, Jangan Makan Gorengan
Minyak yang digunakan besar potensinya mudah menimbun menjadi lemak di tubuh. Dengan demikian Anda akan semakin kesulitan menurunkan berat badan jika kudapan selingan Anda masih ditemani gorengan nikmat nan berminyak.
Nah, jangan coba-coba sentuh gorengan jika Anda sedang program menurunkan berat badan. Namun jika memang terpaksa, cobalah mengkompensasikannya dengan meningkatkan aktivitas olahraga cardio, seperti jogging, lari, berenang dan lainnya.

5. Jika Gorengan adalah Kesukaan Anda Kurangi Rokok, Kopi dan Mulai Giatlah Berolahraga
Konon katanya teman gorengan paling sedap adalah rokok dan kopi. Tapi ironisnya, konsekuensinya tidak sesedap rasanya. Pasalnya gorengan yang memiliki kadar minyak dan berisiko menjadi kolesterol di dalam tubuh sudah menjadi potensi risiko penyumbatan pembuluh darah.

Jika Anda mengkombinasikan rokok dan kopi, maka lengkaplah risiko penyumbatan lebih mudah terjadi. Rokok dikenal sebagai pencetus kerusakan dinding pembuluh darah yang memudahkan terjadinya penyumbatan di kemudian waktu, sementara kopi yang mencetus peningkatan tekanan darah lebih lanjut.

Dengan berolahraga, Anda dapat mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah. Selain itu lemak yang tertimbun menjadi berkurang karena pembakaran kalori yang didapat dari peningkatan aktivitas latihan dan olahraga yang ada dari olahraga.

Nah, sekarang Anda sudah tahu bukan apa saja yang harus Anda perhatikan saat membeli gorengan? Alangkah lebih baiknya jika Anda membuatnya sendiri di rumah sehingga kebersihan dan kesehatannya akan lebih terjaga. Anda dan keluarga pun tidak perlu takut lagi bila ingin mengkonsumsi gorengan.
( sumber )

>> 6 Mitos tentang kesehatan yang salah


Banyak sekali informasi kesehatan gizi yang berkembang saat ini, namun Anda perlu memilah mana yang benar dan mana yang hanya sekedar mitos belaka. Meri kita lihat apa saja fakta kesehatan gizi yang ada. Tentunya dengan mengetahui berbagai fakta ini akan berdampak pada perilaku yang menunjang kesehatan Anda.

1. Terlalu kurus meningkatkan risiko kematian
Jangan kira jika Anda kurus, maka terhindar dari penyakit. Justru jika Anda terlalu kurus, maka kemungkinan Anda untuk meningggal juga lebih tinggi dibandingkan mereka dengan berat badan ideal.Hal ini dipaparkan pada sebuah penelitian yang menyatakan bahwa individu kurus (Indeks massa tubuh kurang dari  18,5) memiliki peningkatan risiko sebesar 1,8 kali untuk meninggal dibandingkan mereka dengan berat badan ideal.

2. Jus buah tidak sebaik yang Anda kira
Buah yang dijus ternyata memiliki kandungan glukosa sama banyaknya dengan minuman soda. Selain itu, jus yang cair juga sudah kehilangan serat-serat yang merupakan salah satu kunci manfaat dari buah.

3. Air dingin tidak membuat perut buncit
Konsumsi air dingin maupun panas tidak berpengaruh terhadap bentuk perut Anda. Orang berpikir jika minum air dingin dapat menggumpalkan lemak. Padahal, bentuk perut Anda ditentukan oleh banyakya lapisan lemak yang ada pada perut Anda. Jadi ukuran perut lebih dipengaruhi oleh jumlah kalori yang masuk dan yang dikeluarkan oleh tubuh.

4. Makan ikan tidak membuat ASI berbau amis
Makan ikan tidak membuat ASI berbau amis, justru ikan memiliki kandungan gizi yang diperlukan untuk perkembangan janin selama kehamilan.

5. Makan terlalu banyak buah biji menyebabkan usus buntu
Usus buntu tidak disebabkan oleh biji yang menyumbat usus. Umumnya usus buntuk disebabkan karena peradangan usus dan sumbatan pada kelenjar limfe usus.

6. Soda diet tidak membuat Anda kurus
Soda diet juga mengandung kalori dan berpotensi mempengaruhi berat badan Anda. Jika Anda ingin berdiet, tidak ada minuman yang lebih baik selain air putih.
( sumber )