>> Manfaat baik minum air panas saat udara panas



Mitos atau terbukti secara ilmiah? Benarkah tubuh akan merasa sejuk, jika meminum air panas saat udara di luar panas terik? Peneliti mengatakan, berkeringat adalah cara terbaik untuk tetap merasa adem.

Jika Anda termasuk jutaan orang yang memilih segelas jus dingin dibandingkan teh panas saat matahari panas terik, sebaiknya Anda berpikir ulang. Para peneliti mengatakan minuman panas akan membuat Anda merasa lebih sejuk, dibandingkan minuman sedingin es.

Menurut Profesor Peter McNaughton, seorang ahli saraf di Universitas Cambridge, dengan mengkonsumsi minuman panas seperti teh atau kopi, pusat suhu tubuh akan meningkat dan menyebabkan tubuh berkeringat.

Saraf di mulut dan alat pencernaan bagian atas bereaksi terhadap panas minuman tersebut. Otak distimulasi untuk menghasilkan lebih banyak keringat. Saat evaporasi, keringat dapat mendinginkan suhu tubuh secara efektif. Air menguap secara cepat dari kulit. Dan jika air menguap, McNaughton menjelaskan, "Anda akan merasa sejuk."

Namun, menurut Dr Christopher Gordon, pakar pengaturan suhu manusia di Universitas Sydney, "Keringat baru akan diproduksi atau mengalami peningkatan produksi jika orang tersebut sudah merasa kepanasan. Saat menenggak minuman panas, memang orang sering merasa panas. Tapi setelahnya mereka akan merasa lebih dingin saat mulai berkeringat."

Kelenjar keringat didistribusi ke seluruh permukaan kulit. Gordon menjelaskan, "Distribusi kelenjar keringat lebih banyak di wilayah seperti kepala, tangan, dan kaki. Saat berkeringat, orang sering merasa lebih dingin saat menyadari perubahan suhu kulit di wajah."




Lagipula, berkeringat penting bagi tubuh untuk bisa berfungsi secara normal. "Karena jika tubuh tidak berkeringat di lingkungan yang panas, maka pusat suhu tubuh akan meningkat dan kenaikan beberapa derajat saja sudah bisa menyebabkan kerusakan pada otak dan berakhir pada kematian," ujar McNaughton.

Tapi tidak hanya minuman panas saja cara menjaga badan merasa sejuk. "Makanan pedas dengan cabai yang mengandung kapsaisin menyebabkan hal yang sama pada mulut dan alat pencernaan bagian atas yang mendeteksi panas dan menyebabkan keringat," jelas McNaughton.

Dr Gordon berpendapat, ada penjelasan ilmiah mengapa penduduk di negara dengan iklim panas seperti Asia, India atau Amerika Selatan, cenderung menyantap makanan pedas dibanding makanan yang menyegarkan seperti semangka atau manisan beku.

"Makanan pedas memicu sistem saraf pusat. Ini menyebabkan rasa panas di dalam mulut bertambah dan suhu kulit akan mengalami vasolidasi, pelebaran pembuluh darah, dan berkeringat. Rasa panas dalam tubuh berpindah ke kulit lalu ke udara sekitar tubuh," kata Gordon.

"Minuman dingin hanya mendinginkan tubuh secara sementara," kata McNaughton, "karena volume minuman dingin lebih kecil dibandingkan tubuh manusia. Jadi efek rasa dingin akan hilang dengan cepat."

"Ada batasan seberapa banyak manusia bisa menenggak minuman dingin. Karena bisa memenuhi ginjal secara berlebihan. Jadi tidak bisa minum air dingin terlalu banyak," tambahnya.
( sumber )

>> Inilah 10 Fakta tentang kulit manusia


Berbagai fungsi dimiliki oleh bagian tubuh terluar ini, seperti sebagai alat peraba, pelindung, pangatur dan penyeimbang suhu tubuh. Berikut beberapa fakta tentang kulit yang mungkin belum Anda ketahui.

1. Bisa Ungkap Rahasia
Kulit merupakan organ terbesar dan terberat pada tubuh manusia. Seorang dewasa memiliki sekitar 2 meter persegi kulit, dan beratnya mencapai 14 kg. Kulit merupakan bagian terluar dari tubuh, dan bisa menunjukkan banyak hal tentang kita, seperti usia, berasal dari mana dan gaya hidup kita.

2. Penghuni Gelap
Pada kulit manusia hidup berbagai mikroorganisme. Pada pusar misalnya, bermukim sekitar 2.400 spesies bakteri. Para ilmuwan memperkirakan, pada kulit manusia tinggal sekitar 100.000.000.000.000 mikroorganisme. Setelah pengembangan instrumen rekayasa genetika, para penghuni kulit yang masih belum diketahui secara luas mulai diteliti.

3. Lahir Dilindungi Bakteri
Bakteri menempati kulit mulai saat bayi lahir, dengan "mandi bakteri“. Saat terlahir, kulit bayi ditutupi campuran khusus bakteri dari vagina ibu. Menurut peneliti, "mantel biologis“ ini sangat mempengaruhi perkembangan sistem kekebalan tubuh. Bayi yang lahir lewat operasi ceasar, yang tidak melewati tahap "mandi bakteri“, menurut peneliti, cenderung rentan pada alergi, asma dan penyakit autoimun.

4. Kotoran Rumahtangga
Sel kulit manusia terus tumbuh baru. Begitu cepatnya sampai tidak disadari bahwa dalam 28 hari kita memiliiki kulit yang sama sekali baru. Pada kurun waktu ini, sekitar 30.000 sampai 50.000 sel kulit lama mati. Setiap tahunnya, manusia kehilangan sampai 4 kilogram kulit. Dan sekitar 50 persen debu di rumah merupakan kulit manusia,

5. Cermin Jiwa
Atopic dermatitis atau eksim atopic karena stress, psoriasis karena sedih: banyak penyakit kulit juga dipengaruhi faktor psikologis. Para meneliti beranggapan, terdapat protein semacam molekul yang disebut neuropeptide yang membuat kulit bagai cermin dari jiwa, dengan cara membuat rangsangan psikologis melalui sistem saraf dari otak ke kulit, dan memperparah peradangan pada kulit.




6. Penyakit Serius
Tidak banyak yang tahu bahhwa penyakit kulit adalah salah satu dari lima penyakit tidak menular yang paling berat. Selain kanker, diabetes, jantung dan penyakit pernafasan, WHO menempatkan penyakit kulit Psoriasis dalam daftar penyakit berat. Di seluruh dunia terdapat 125 juta orang yang menderita penyakit yang tidak dapat disembuhkan ini.

7. Jalur Pembuang
Saat cuaca panas, lewat kulit tubuh kita mengeluarkan hingga 10 liter keringat. Kulit memilikio sekitar 2 juta kelenjar keringat yang tersebar di seluruh tubuh, terutama di ketiak, kepala, leher, kening dan telapak kaki serta tangan. Keringat berfungsi untuk menjaga mantel asam kulit agar tetap mengeluarkan metabolisme beracun dan menurunkan suhu tubuh.

8. Pelindung Tubuh
Dengan sekitar 250.0000 reseptor thermo, kulit manusia juga berfungsi sebagai pelindung tubuh dari dingin dan panas. Reseptor yang terletak di ujung sel saraf kulit ini berfungsi untuk merespon suhu di udara. Bagian tubuh yang paling banyak memiliki reseptor ini adalah telinga, hidung dan dagu. Itulah sebabanya bagian tubuh ini cepat sekali merasa dingin.

9. Evolusi Pigmen
Menurut penelitian, nenek moyang manusia berkulit hitam. Kulit menjadi lebih putih saat manusia bermukim di wilayah utara bumi yang dingin. Memutihnya pigmen kulit berlangsung hanya 20.000 sampai 50.000 tahun yang lalu. Alasisa gen menunjukkan bahwa 5000 tahun lalu kulit warga Eropa masihh lebih gelap dibandingkan sekarang.

10. Paling Tebal
Dibandingkan dengan binatan, kulit manusia terbilang sangat tipis: 0,04 mm pada kelopak mata sampai 4 mm pada tumit kaki. Dengan tebal satu sampai 5 cm, badak merupakan binatang darat yang berkulit paling tebal. Sementara rekor ketebalan kulit dipegang oleh hiu paus. Spesies ikan terbesar dii bumi ini memiliki kulit setebal 15 cm.
( sumber )

>> Perlu anda ketahui manfaat sebenarnya Kerokan


Kerokan merupakan sebuah terapi pengobatan alternatif untuk gejala masuk angin yang sering diterapkan oleh orang Indonesia.
Metode ini biasanya dilakukan dengan menggaruk dan menekan bagian permukaan kulit menggunakan minyak dan benda tumpul seperti uang logam sehingga terbentuk guratan merah pada kulit. Otot-otot yang tegang terasa kendur dan adanya sensasi relaksasi pada kulit.
Banyak mitos tentang manfaat dari kerokan ini sehingga pilihan untuk melakukan terapi ini masih sering kita jumpai. Meski dunia medis sudah canggih, namun kebiasaan kerokan ternyata masih bisa dinikmati dari berbagai golongan dan strata sosial.

Budaya kerokan ternyata sudah ada sejak zaman kerajaan dahulu. Bahkan raja-raja dan petinggi kerajaan Nusantara banyak yang melakukan terapi ini untuk kesehatan.
Terapi ini digemari, karena rasanya yang manjur dan murah tentunya untuk sebuah penyembuhan penyakit. Setelah dilakukan terapi kerokan ini, badan sering terasa lebih baik. Hal ini disebabkan oleh suatu zat endorphin yang keluar dari proses kerokan tersebut.

Tidak hanya penduduk Indonesia yang sering melakukan teknik terapi ini, di luar negeri pun mengenal kerokan namun berbeda dalam bentuk dan tekniknya.
Vietnam mengenal cao gio, dan Kamboja teknik penyembuhanya disebut goh kyol. Tiongkok mengenal gua sha. Karena menggunakan batu giok, maka terkenal dengan Jade Stone Therapy.

Kerokan? Bermanfaatkah?
Seorang Guru Besar dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prof. DR. dr. Didik Gunawan Tamtomo, PAK., MM, MKes., tertarik meneliti mengenai manfaat kerokan. Penelitian itu dilakukan sepanjang tahun 2003-2005. Hasilnya, dari 390 responden berusia 40 tahun ke atas yang mengembalikan kuesioner, hampir 90 persen mengaku kerokan saat ‘masuk angin’.
Pada tahap kedua, Didik menjadikan dirinya sebagai obyek penelitian. Ia mengerok bagian tangannya lalu dibiopsi. Hasil pemeriksaan di laboratorium patologi anatomi UNS menunjukkan; tidak ada kulit yang rusak ataupun pembuluh darah yang pecah, tetapi pembuluh darah hanya melebar. Hal ini membuktikan kerokan tidak merusak pori-pori kulit dan tidak menyebabkan pembuluh darah kecil dan halus pecah. Melebarnya pembuluh darah membuat aliran darah lancar dan pasokan oksigen dalam darah bertambah.




Bagaimana penelitiannya?
Penelitian tahap akhir adalah penelitian biomolekuler, yakni pemeriksaan darah dari orang yang kerokan dan orang yang tidak kerokan. Semua responden adalah perempuan karena mereka dinilai lebih suka kerokan daripada laki-laki. Para responden dibagi dalam dua kelompok dan menjalani pemeriksaan darah.

Kelompok pertama kemudian dikerok, sedangkan kelompok kedua tidak. Seluruh responden selanjutnya diperiksa lagi darahnya. Ada tiga hal yang diamati, yakni:

  • Terdapat perubahan kadar endorphin, kadar endorfin orang-orang yang dikerok naik signifikan. Peningkatan endorfin membuat mereka nyaman, rasa sakit hilang, lebih segar, dan bersemangat.
  • Terdapat perubahan kadar prostaglandin, kadar prostaglandin turun. Di sisi lain, zat ini menyebabkan nyeri otot. Penurunan kadar prostaglandin membuat nyeri otot berkurang.
  • Terdapat perubahan kadar Interleukin serta komplemen C1 dan C3. Terdapat perubahan komplemen C3, C1, dan interleukin yang menggambarkan adanya reaksi peradangan tidak signifikan.

Pada intinya, kerokan dapat bermanfaat untuk mendapatkan rasa nyaman dan menghilangkan nyeri otot. Namun, seperti halnya obat, tidak baik jika berlebihan.
( sumber )

>> Berikut Daftar 10 Penyakit yang bisa mematikan hanya dalam waktu sehari


Jika bicara penyakit mematikan biasanya kita akan merujuk pada penyakit kanker, jantung, atau HIV/AIDS. Tetapi sebenarnya penyakit itu adalah jenis penyakit kronik yang berkembang lambat selama bertahun-tahun.
Sementara itu ada penyakit lain yang sering dianggap sepele tapi bisa berakibat fatal dalam waktu tak lebih dari 24 jam. Penyakit tersebut kebanyakan adalah penyakit infeksi yang cepat menyebar, pengobatannya belum diketahui dan vaksinnya hanya sedikit. Berikut adalah 10 penyakit mematikan di dunia.

1. Necrotising fasciitis
Sering disebut juga sebagai bakteri “yang memakan daging”, necrotizing fasciitis dapat dengan cepat menyebar ke dalam tubuh dan membunuh jaringan lunak tubuh.
Ini adalah infeksi bakteri kulit yang sangat serius yang dapat membunuh penderita dalam waktu singkat. Tapi, meskipun mematikan, penyakit ini jarang ditemukan.
Penyakit ini disebabkan oleh lebih dari satu jenis bakteri, dengan A Streptococcus (kelompok A streptokokus). Infeksinya sangat serius dan bisa menyebabkan kehilangan anggota tubuh atau kematian.

2. Penyakit meningitis
Penyakit meningokukos juga dikenal sebagai meningitis cerebrospinal adalah penyakit bakteri menular yang disebabkan oleh meningokokus (Neisseria meningitides). Penyakit ini menyebar melalui kontak lewat pernapasan dengan orang yang terinfeksi.
Penyakit ini bisa diderita bayi, remaja, dan dewasa muda. Gejalanya antara lain mendadak demam tinggi dengan muntah, sakit kepala hebat, nyeri pada persendian atau otot, tangan dan kaki dingin, kulit pucat, dan kelelahan.

3. Penyakit chagas
Penyakit Chagas disebabkan oleh parasite protozoa, Trypanosoma cruzi (T. cruzi). Parasit ini biasanya ditemukan di Amerika Latin, dan ditularkan ke manusia melalui kotoran serangga triatomine yang dikenal sebagai “serangga berciuman”.
WHO memperkirakan sekitar 6-7 juta orang di seluruh dunia terinfeksi. Meskipun berpotensi mematikan, penyakit ini dapat disembuhkan jika pengobatan dilakukan sesegera mungkin setelah terinfeksi.
Kurang dari setengah mereka yang digigit “serangga berciuman” ini, memiliki tanda berupa lesi kulit atau kelopak mata yang membengkak dan berwarna ungu, disertai dengan demam, sakit kepala, kelenjar getah bening membesar, nyeri otot, kesulitan bernapas, pembengkakan dan penggelembungan atau nyeri dada.

4. Penyakit stroke
Stroke disebabkan adanya gangguan suplai darah ke otak, biasanya karena pembuluh darah pecah atau diblokir oleh gumpalan darah yang memotong pasokan oksigen dan nutrisi ke otak, yang menyebabkan kerusakan pada jaringannya.
Kabar baiknya, 80 persen serangan jantung dan stroke kini dapat dicegah. diet sehat, aktivitas fisik secara teratur, dan tidak mengonsumsi produk tembakau adalah kuncinya.
Memeriksa dan mengendalikan faktor resiko penyakit jantung dan stroke seperti tekanan darah tinggi, Kolesterol tinggi dan gula darah tinggi atau diabetes juga sangat penting.
Gejala stroke paling umum adalah kelemahan mendadak atau mati rasa pada wajah, lengan atau kaki, dan paling sering memengaruhi satu bagian sisi tubuh saja.

5. MRSA
MRSA yang merupakan singkatan dari methicillin resistan staphylococcus aureus, adalah bakteri yang kebal antibiotik
Di masyarakat, banyak orang membawa bakteri ini, dan kebanyakan infeksi MRSA menyerang kulit. Namun di rumah sakit dan fasilitas medis, MRSA menyebabka infeksi darah yang mengancam jiwa, pneumonia dan infeksi di lokasi bedah.

Gejala MRSA di masyarakat adalah munculnya benjolan pada kulit, merah, bengkak, nyeri, dan hangat ketika di sentuh, penuh nanah dan sering disertai demam.
Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi MRSA adalah dengan uji laboratorium.




6. Kolera
Kolera adalah infeksi usus akut yang disebabkan oleh makanan atau air yang terkontaminasi bakteri vibrio cholera.
Penyakit ini sangat mematikan dan dapat membunuh dalam hitungan jam. Masa inkubasi singkat, mulai kurang dari satu sampai lima hari.
Mereka yang diserang oleh infeksi ini mengalami diare berair yang dengan cepat mengakibatkan dehidrasi parah dan kematian jika pengobatan tak dilakukan dengan cepat. Sekitar 80 persen kasus dapat diobati dengan sukses dengan mengonsumsi oralit.

7. Enterovirus D68
Setiap tahun, jutaan anak-anak terkena enterovirus yang dapat menyebabkan batuk, bersin, dan demam. Pada tahun 2014, enterovirus yang paling sering menginfeksi anak-anak adalah EV-D68, menurut CDC.
Bayi, anak-anak, dan remaja memiliki resiko lebih besar terkena enterovirus.  Mereka yang memiliki asma beresiko lebih besar terkenaEV-D68.
Virus ini menyebar melalui air liur penderita, dan sekresi pernapasan lainnya ketika seseorang batuk atau bersin. Permukaan isi rumah juga bisa menjadi pemicu.
Gejala dapat bervariasi, dari yang ringan, termasuk demam, pilek, bersin, batuk dan nyeri otot parah. Dalam kasus yang lebih serius bisa menyebabkan mengi dan kesulitan bernapas parah, yang akhirnya menyebabkan kematian.

8. Wabah pes
Dikenal dengan nama “Maut Hitam”, selama abad keempat belas wabah pes telah menyebabkan sekitar 50 juta kasus kematian.
Pes disebabkan oleh gigitan kutu yang terinfeksi dari hewan kecil seperti tikus.  Orang yang terinfeksi wabah ini sering mengeluh seperti terkena gejala flu pada tahap awal penyakit ini.
Biasanya, tiba-tiba mengalami demam diikuti menggigil, sakit kepala dan badan, dan kelemahan, muntah dan mual. Membiarkan wabah tersebut tidak terobati bisa berakibat fatal, diagnosis dan pengobatan dini sangat penting. Antibiotik dan terapi yang mendukung bisa membantu mengobati penderita.

9. ebola
Di seluruh dunia, 11.314 orang telah kehilangan nyawa mereka karena ebola, dengan 26.635 kasus tambahan. Mayoritas penyakit ini terjadi di negara-negara Afrika Barat.
ebola adalah penyakit yang sering berakibat fatal, dengan rasio kematian hingga 90 persen. Penyakit ini memegaruhi manusia serta primata, termasuk monyet, gorilla dan simpanse. ebola ditularkan melalui kontak dengan darah, sekresi, organ atau cairan tubuh lain dari hewan yang terinfeksi.
Sekali seseorang terinfeksi, virus dapat menyebar melalui kontak dengan darah penderita, urin, saliva, tinja dan air mani. Seseorang juga bisa terinfeksi jika kulit luka bersentuhan dengan pakaian kotor korban, sprei atau jarum yang digunakan.
Pria yang telah sembuh dari penyakit tersebut masih dapat menyebarkan virus ke pasangan mereka melalui air man mereka selama tujuh minggu setelah pemulihan.
Gejala penyakitnya termasuk demam mendadak, kelemahan intens, nyeri otot, sakit kepala dan sakit tenggorokan. Yang diikuti muntah, diare, ruam, gangguan fungsi ginjal dan hati dan pendarahan internal dan eksternal.

10. Demam berdarah
Demam berdarah adalah penyakit yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi. Gejalanya adalah demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri hebat di belakang mata, nyeri sendi, nyeri otot dan tulang, ruam dan pendarahan ringan dari hidung atau gusi.
Demam berdarah dengue ditandai dengan demam, yang berlangsung dari dua sampai tujuh hari. Ini adalah gejala paling jelas dari demam berdarah. Setelah demam mereda, penderita akan mengalami muntah terus menerus, sakit perut yang parah dan bisa membuatnya kesulitan bernapas.
Tahap ini menandai awal dari sebuah periode 24 hingga 48 jam ketika pembuluh darah terkecil, kapiler, menjadi “bocor” dan memungkinkan komponen cairan bergerak dari pembuluh darah ke dalam lapisan rongga perut.
Hal ini, pada akhirnya, dapat memicu kegagalan sistem peredaran darah, shock dan akhirnya kematian, jika dokter tidak dapat mengembalikan kerusakan dari sistem peredaran darah.
Tidak ada obat khusus untuk mengobati demam berdarah. Namun jika didiagnosis dini terapi penggantian cairan terbukti efektif.
( sumber )

>> Inilah Minuman tepat untuk mengatasi rasa mual


Ada banyak alasan mengapa kita merasa mual, dan minum cairan adalah cara tercepat untuk mengatasinya.  Berbagai bagian tubuh bisa terlibat pada timbulnya rasa mual. Menurut dr.Lawrance Szarka, ahli gastroenterologi (pencernaan), bagian telinga dalam, lambung, hidung, atau darah, bisa mengirim sinyal ke otak bahwa ada sesuatu yang tertelan dan dampaknya buruk.

"Para ahli percaya bahwa rasa mual adalah adaptasi evolusi untuk mengeluarkan makanan yang busuk atau beracun," kata Szarka.
Rasa mual bisa disebabkan oleh keracunan makanan atau pun kelebihan mengasup makanan berlemak, alkohol, atau kafein.

"Bahkan bau yang busuk juga bisa membuat perut tidak enak," katanya.
Sakit karena naik kendaraan (motion sickness) juga jadi penyebab umum mual, walau penyebabnya belum diketahui. "Tapi ini ada kaitannya antara ketidaksesuaian antara sinyal dari gerakan yang berasal dari mata dan telinga bagian dalam," paparnya.

Salah satu cara mengatasi mual adalah dengan mengasup minuman tertentu. Ada yang merasa lebih enak setelah mengasup minuman jahe, soda, atau air kelapa.
Sulit menentukan mana yang paling efektif, tapi dengarkan saja sinyal tubuh.
"Tubuh kita sangat baik dalam memberitahu apa yang kita butuhkan, dan kebanyakan orang yang merasa mual sudah lebih baik setelah minum air putih," katanya.

Minuman mengandung gula dan soda terkadang mengatasi mual lebih baik daripada air putih.
"Karbonasi bisa menurunkan keasaman dalam lambung, sehingga rasa mual berkurang," kata Szarka.
Minuman cola juga memiliki kandungan asam phosphoric yang ditemukan dalam obat antimual yang dijual bebas.




Selain itu, minuman lain yang juga dipercaya efektif adalah minuman teh jahe. Tetapi minuman jahe kemasan terkadang hanya mengandung perasa jahe, sehingga zat yang menghilangkan mual sebenarnya adalah gula atau karbonasi.

Penelitian menunjukkan, air kelapa sama bagusnya dengan minuman olahraga dalam hal mengganti cairan yang hilang setelah berolahraga dan juga mengurangi rasa mual.
"Hindari minuman alkohol dan kafein saat sedang mual. Konsumsi saja apa yang rasanya nyaman di perut. Terkadang, hal sederhana adalah pilihan terbaik," katanya.
( sumber )

>> 7 Langkah tepat mengatasi Demam di Rumah


Bila Anda terserang demam, jangan keburu merasa cemas berlebihan. Berikut ini saran mengatasi demam di rumah dari  dr. Florentina R. Wahjuni, CQ.Phy, CHt, CI., dari RS Meilia Cibubur.
Tujuh langkah atasi demam di rumah ini diharapkan dapat menjadi tindakan penanganan pertama saat demam.

1. Kenakan pakaian tipis meskipun tubuh terasa dingin. “Pakaian tebal dan selimut akan menaikkan suhu tubuh. Suhu yang sangat tinggi, 39 derajat Celsius atau lebih pada anak-anak bisa menyebabkan kejang-kejang. Ini adalah langkah mengatasi demam di rumah yang pertama.

2. Istirahatlah di rumah dengan ventilasi yang baik. Gunakan kipas angin atau alat pendingin udara, tapi jangan diarahkan langsung ke tubuh dan kepala Anda. Sesuaikan suhunya sesuai kenyamanan penderita demam. Ini adalah mengatasi demam di rumah berikutnya.

3. Minumlah banyak air putih, sari buah, atau sup bening. Minuman sehat akan membantu menurunkan suhu tubuh. “Untuk mengetahui apakah sudah cukup minum atau tidak dengan melihat urin, apakah berwarna terang atau kuning tua. Kalau berwarna terang dan cenderung jernih, itu pertanda sudah cukup minum.”

4. Usahakan makan seperti biasa meskipun nafsu berkurang. “Bila tidak mau makan, tubuh akan lemah. Sehingga daya tahan tubuh semakin turun akibat nutrisi yang tidak memadai. Ini adalah langkah mengatasi demam di rumah yang keempat.

5. Periksalah suhu tubuh setiap empat jam sekali. “Janganlah makan atau minum selama setengah jam sebelum suhu tubuh diukur karena hasilnya tidak tepat.” Cara terbaik mengukur suhu tubuh dengan menggunakan termometer yang dapat dibeli di apotek. “Pastikan termometer terpasang secara baik dengan waktu yang cukup, sehingga suhu tubuh terukur dengan benar.”




6. Kompres tubuh dengan kain basah. Jika tak mungkin memberikan kompresan di seluruh tubuh, maka utamakan bagian samping leher, ketiak, dan selangkangan terkompres dengan baik menggunakan kain atau handuk basah. “Karena di daerah itu berjalan pembuluh besar tubuh yang berjalan cukup superficial, sehingga bila terkompres dengan baik akan segera menurunkan demam secara cukup signifikan.”

Tindakan ini akan membantu menurunkan suhu tubuh secara keseluruhan. “Air yang digunakan boleh air hangat, air suhu biasa atau air dingin. Tergantung penderita demam bagaimana tingkat kenyamanannya, sehingga tidak mengganggu istirahatnya. Istirahat yang cukup sangat diperlukan untuk pemulihan penderita dari kondisi demamnya.”

7. Mengurangi aktivitas. Terlalu banyak aktivitas dapat memperburuk demam, karena meningkatkan metabolisme dan meningkatkan pengaturan suhu tubuh.
( sumber )

>> Inilah 12 Jenis makanan untuk Anda awet muda


Penuaan dini akhir-akhir ini banyak terpicu dari makin banyaknya pencetus zat radikal bebas yang terdapat dari asupan harian nutrisi kita. Baik makanan, minuman atau bahkan gaya hidup (merokok) menjadi faktor pencetus utama hadirnya zat radikal bebas yang berujung pada penuaan dini atau bahkan lebih mengerikannya lagi yakni munculnya kondisi penyakit degeneratif yang fatal, antara lain seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung koroner, osteoporosis ataupun bahkan dapat menyebabkan juga kondisi kegagalan organ tubuh.

Karena diforsir bekerja mencerna asupan yang tidak ideal dan tidak menyehatkan, tak ayal tubuh menjadi lebih tua dari pada usia seharusnya. Tak pelak tidak hanya terlihat pada penampilan diluar, tapi juga kondisi organ didalam yang semakin menurun vitalitasnya.

Namun jangan khawatir, Prof. Dr. dr. Askandar Tjokroprawiro, SpPD, K-EMD dalam suatu kesempatan menyampaikan beberapa tips makanan-makanan yang melawan zat radikal bebas, yang dapat mencegah penuaan dini. Apa saja makanan tersebut, simak ulasan berikut ini.

1. Buncis
Jangan lagi singkirkan warna hijau dari piring Anda, dan mulai konsumsilah buncis.
Bawang putih. Bumbu masakan yang baunya khas ini sangat berguna bagi kesehatan dan juga dapat meningkatkan imunitas tubuh.

2. Teh hijau
Minuman yang populer di negeri Sakura ini memiliki kadar antioksidan yang tinggi dan paling baik dikonsumsi tanpa gula tentunya.

3. Merica
Selain mengandung antioksidan yang tinggi, merica juga mengandung mineral tinggi seperti zat besi.

4. Tomat
Dengan kandungan vitamin C dan vitamin A yang tinggi, tomat menjadi salah satu pilihan makanan paling sehat.




5, Kacang-kacangan
Kita dianjurkan mengkonsumsi kacang-kacangan sebanyak 1 mangkok per hari. Akan tetapi, hindarilah kacang-kacangan yang digoreng dan pilihlah kacang yang dipanggang atau direbus.

6. Wortel
Meskipun tidak terbukti mengurangi mata minus, akan tetapi mengkonsumsi vitamin A tinggi yang terdapat pada wortel akan membantu menjaga kesehatan kita.

7. Pepaya
Buah ini merupakan sumber serat dan nutrisi yang baik, yaitu vitamin A, vitamin C dan folat.

8. Jeruk
Sebagai sumber vitamin C tinggi, jeruk sebaiknya menjadi bagian dari asupan makanan kita sehari-hari.

9. Kurma
Buah ini terkenal saat bulan Ramadhan, tetapi sebenarnya juga baik dikonsumsi sehari-hari.

10. Apel
Buah yang tinggi vitamin A ini sebenarnya paling baik dikonsumsi dengan kulitnya.

11. Brokoli
Sayuran hijau ini selain tinggi anti oksidan juga tinggi kadar kalsiumnya.

12. Kubis
Sayuran ini merupakan sumber serat yang tinggi dan juga tinggi beta karoten.

( sumber )