>> Berikut cara memanaskan ASI yang benar


Asi merupakan salah satu nutrisi terbaik yang dapat memenuhi kecukupan gizi harian bayi anda, penelitian menemukan bahwa asi memiliki kelengkapan nutrisi yang tidak ditemukan pada susu formula selain itu asi mampu memberikan imunitas bagi bayi anda. Pentingnya pemberian asi sehingga pemerintah melalui Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI)  sangat mendukung dalam pemberian asi ekslusif. Meskipun anda sibuk anda dapat memberikan asi perah yang disimpan di dalam lemari pendingin, apabila bayi anda membutuhkan anda dapat memanaskannya.

Dalam penyimpanan air susu perah akan bertahan hingga 24 jam dalam suhu tertentu. Sedangkan apabila anda menyimpannya di dalam ruang dengan suhu 15 derajat celcius, aman untuk dikonsumsi selama 24 jam sedangkan untuk suhu ruangan 19-22 derajat akan bertahan selama 10 jam, bagi bayi anda yang menyimpanya di suhu ruangan 25 derajat celcius sebaiknya dikonsumsi bayi pada waktu 4-8 jam. Anda tidak perlu khawatir suhu kulkas yang berkisar antara 0-4 derajat celcius akan membuat asi bertahan selama 3- 8 hari dan masih aman dikonsumsi oleh bayi. Adapun cara lain untuk menyimpan asi perah yaitu dengan dimasukan ke dalam freezer sehingga membuat asi tersebut membeku, sebelum dikonsumsi bayi harus melalui proses dicairkan terlebih dahulu, segera cairkan atau panaskan asi anda dan tidak membiarkannya selama empat jam berada di ruang ruangan.

Perhatikan pula wadah penyimpanan asi anda sehingga masih terjaga dari mikroorganisme selama penyimpanan. Bagi anda bagi anda yang menyimpan di lemari pendingin atau freezer sebaiknya memperhatikan tempat penyimpananya, terbuat dari plastik yang keras, kaca dengan tutup yang pas, anda juga dapat menggunakan kantong yang dikhususkan untuk asi atau memilih wadah pendingin yang di desain untuk membekukan dan menyimpan asi.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk memanaskan asi yang aman untuk dikonsumsi bayi anda :

  1. Ambil asi yang akan dipanaskan apabila anda membekukan asi di dalam freezer sebaiknya tidak terlalu lama menyimpannya di suhu ruangan, segera letakan wadah di dalam air hangat
  2. Ketika anda akan memanaskan asi, usahakan jangan sampai mendidih apalagi bila anda langsung memanaskannya di atas kompor, sebaiknya anda melakukan metode steam dalam memanaskan asi.
  3. Ketika anda menyimpan di lemari pendingin, suhu akan mengubah struktur asi akan tetapi hal ini tidak akan mempengaruhi kesehatan bayi anda, asi akan terpecah sehingga menjadi krim dan susu sehingga untuk mengecek suhu asi anda dapat melakukan sebari mengaduknya secara perlahan untuk mencampur kompenan susu tersebut.
  4. Hindari menggunakan microwave untuk memanaskan asi dikarenakan akan membunuh sel sel di dalam asi yang akan membantu bayi anda dalam melawan berbagai jenis penyakit. Selain itu, panas yang tidak merata akan membuat mulut bayi anda terluka.
  5. Asi yang telah dipanaskan atau dicairkan jangan dibekukan kembali, hal ini akan mempengaruhi kandungann nutrisi yang terdapat pada asi tersebut.

Demikian tadi tips cara memanaskan ASI yang baik dan benar, semoga bermanfaat untuk anda.
( sumber )

>> Berikut cara ampuh mengatasi ambeien saat hamil


Ambeien atau wasir bisa dialami oleh siapa saja, termasuk dialami oleh ibu yang tengah mengandung, terlebih lagi ketika menjelang persalinan.Perlu anda ketahui, kondisi kehamilan yang sehat akan menyebabkan adanya perubahan fisik bagi calon ibu, kondisi ini disesuaikan dengan tahap perkembangan janin yang dikandung.

Semakin usia janin dan ukuran janin bertambah, maka semakin jelas juga perubahan fisik yang dialami oleh calon ibu. Perubahan fisik ibu akan diikuti juga oleh perubahan pembuluh darah, terutama pembuluh darah yang ada dibagian rektum atau anus. Hal seperti ini akan menyebabkan darah beredar di sekitar wilayah tersebut menjadi semakin banyak.

Selain itu  perubahan kondisi rahim yang semakin membesar akan memberikan tekanan yang cukup kuat pada daerah tersebut, sehingga dengan begitu pembengkakan akan timbul.Biasanya, ambeien yang menyerang ibu hamil tidak akan menimbulkan rasa nyeri. Hanya saja akan terasa sepeti benjolan kecil menutupi lubang rektum, serta akan terasa mengganjal.
Jika didiamkan dan tidak ditangani dengan baik dan benar, maka ambeien akan menyebabkan luka serta menimbulkan rasa nyeri yang disebabkan karena terjadinya peradangan, terlebih lagi terjadi sesudah proses persalinan.

Ambeien yang meradang memang akan terasa begitu sakit. Namun, meskipun begitu jangan merasa khawatir, karena munculnya ambeien saat hamil bisa dicegah.

Cara Mencegah Ambeien atau Wasir Saat Hamil

  1. Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam mencegah ambeien saat hamil yaitu, menghindari
  2. Tidak hanya itu, anda juga harus menjaga otot di sekitar rektum atau anus agar tetap dalam keadaan kuat. Dimana untuk mewujudkan itu semua yaitu dengan melakukan latihan Kegel.

Tips Mengatasi Ambeien Saat Hamil
Jika ambeien sudah meradang, maka tips yang kami sajikan di bawah ini akan membantu anda untuk mengatasi rasa nyeri yang timbul.

  1. Berendam dalam air hangat - Berendam air hangat bisa membantu anda mengatasi rasa nyeri yang disebabkan oleh ambeien. Anda hanya tinggal berendam dengan menggunakan air hangat selama kurang lebih 20 menit. Selain mengurangi rasa nyeri, berendam dalam air hangat juga dapat membantu mengurangi pembengkakan yang terjadi.
  2. Gunakan lap basah lembut - Saat membersihkan tubuh, terutama pada bagian rektum anda harus hati-hati.Lebih baiknya jika anda membersihkan bagian rektum dengan menggunakan lap bayi lembut yang basah. Janganlah sekali-kali membersihkan bagian tersebut dengan menggunakan tisu toilet atau kain kasar.
  3. Oleskan minyak - Ambeien biasanya akan menimbulkan luka lecet. Dimana luka lecet tersebut akan menumbalkan nyeri. Nah, untuk mengurangi rasa nyeri tersebut, anda bisa mengatasinya dengan mengoleskan minyak zaitun atau minyak klentik.
  4. Segera pergi ke dokter - Jika ambeien yang menyerang sudah mengeras dan sangat peka terhadap sentuhan atau rangsangan lainnya, maka keadaan seperti ini akan menimbulkan rasa nyeri yang idak tertahankan terlebih lagi jika disertai dengan keluarnya darah. Jika ambeien sudah seperti ini, maka disarankan jika anda segera pergi berobat ke dokter, karena jika didiamkan ambeien akan semakin parah.

Demikian tips mengatasi ambeien saat hamil. Dengan menggunakan penanganan yang tepat dan cepat maka ambeien atau wasir pun dapat dicegah dan ditangani. Semoga tips  ini bermanfaat.
( sumber )

>> Tips cara merawat bekas operasi caesar yang aman


Sekarang ini banyak sekali wanita yang lebih memilih untuk melakukan persalinan secara operasi caesar jika dibandingkan dengan melakukan persalinan secara normal, namun yang perlu anda ketahui terdapat bahaya besar yang dapat mengancam anda jika anda tidak mengetahui cara yang baik dan benar untuk merawat luka bekas proses operasi caesar. Meskipun melakukan persalinan dengan cara operasi caesar ini lebih cepat namun tidak dengan rasa sakit yang dirasakan ketika melahirkan secara normal. Proses penyembuhan pasca melakukan operasi caesar ini sangat lama jika dibandingkan dengan persalinan normal. Waktu normal untuk menyembuhkan luka bekas operasi caesar ini kurang lebih 3 minggu sampai 4 minggu, namun hal ini masih bisa saja lebih. Yang perlu anda pikirkan ialah bagaimana cara yang baik dan juga benar ketika merawat luka bekas operasi ini, karena jika tidak hal ini dapat mengakibatkan infeksi yang dapat memperpanjang masa penyembuhan.

Berikut beberapa tips serta cara untuk merawat luka bekas operasi yang dapat anda lakukan di rumah:

  1. Jagalah kebersihan pada luka bekas operasi. Luka bekas operasi caesar ini pada dasarnya tidak berbeda dengan luka bekas operasi yang lainnya. Yang paling penting pada proses penyembukan luka bekas operasi yang cepat ialah tetap menjaga luka tersebut dari bakteri yang dapat menyebabkan infeksi. Menjaga kebersihan pada luka bekas operasi ini merupakan cara yang sangat penting. Seperti ketika selesai mandi anda dapat membersihkan luka bekas operasi tersebut menggunakan cairan antiseptik serta antibiotic yang telah dianjurkan oleh dokter. Ketika anda membersihkan luka bekas operasi tersebut, sebaiknya anda menggunakan cotton bud atau kapas. Sebelumnya pastikan juga kedua tangan anda tetap bersih. Sebaiknya tidak membungkus luka bekas operasi dengan terlalu ketat, sebab hal ini dapat menyebabkan iritasi.
  2. Gunakan pakaian yang longgar dan juga nyaman. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, anda diharuskan menggunakan perban yang tidak terlalu ketat supaya luka bekas operasi tersebut tidak terkena iritasi. Hal ini juga sangat berlaku ketika anda memilih pakaian. Jika anda telah terbiasa menggunakan pakaian yang ketat, sebaiknya anda menggantinya dengan pakaian yang sedikit longgar untuk beberapa waktu. Jenis pakaian yang sedikit longgar yang harus anda gunakan diantaranya ialah pakaian dalam, kaos, piyama, celana ataupun rok. Baby doll dan juga daster merupakan pakaian yang cukup longgar yang paling di sarankan.
  3. Lakukan kegiatan olah raga yang ringan. Olah raga yang ringan seperti halnya jalan santai dapat membantu dalam proses penyembuhan. Olah raga yang ringan juga dapat mencegah konstipasi serta penggumpalan darah. Selain dari itu, hal ini juga dapat membuat sirkulasi darah pada tubuh meningkat. Olah raga juga bisa membuat sistem imun menjadi meningkat dan membantu untuk mencegah terjadinya pneumonia atau terjadinya gangguan pada kesehatan umun yang di akibatkan operasi caesar. Biasakan untuk berjalan santai mengelilingi kompleks pada pagi hari selama kurang lebih 15 menit.
  4. Perawatan rutin dari dalam menggunakan makanan. Selain melakukan perawatan luka dari luar sebaiknya anda juga memperhatikan perawatan luka bekas operasi langsung dari dalam sengan mengkonsumsi makanan sehat yang mengandung banyak gizi serta nutrisi yang seimbang. Konsumsilah makanan dengan kandungan vitamin A, vitamin C serta gandum utuh yang ada pada sereal maupun roti gandum bagi sarapan pagi. Untuk menu makan siang anda dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak protein serta beta karoten. Selain itu makanan wajib untuk dikonsumsi oleh wanita yang menjalani penyembuhan ialah protein, mineral, zinc, dan juga vitamin.

( sumber )

>> Tips memperbanyak ASI untuk si buah hati


Penelitian yang dilakukan bahwa ASI dapat membantu anak mengurangi risiko obesitas. Apalagi penyakit obesitas pada anak mendapatkan perhatian yang serius. Tingginya angka obesitas pada anak maka dapat menyebabkan beberapa munculnya penyakit di usia muda. Dengan ASI risiko obesitas pada anak dapat dikurangi.
Seperti penjelasan mengenai manfaat ASI, maka penting sekali memberikan ASI pada bayi. Meskipun beberapa ibu mengeluhkan ASI yang sulit keluar. Belum keluarnya ASI pada hari pada hari pertama kelahiran si kecil suatu yang normal.

Pada hari pertama ASI keluar yaitu ketika keluarnya kolostrum dalam jumlah kecil akan tetap sangat penting dikarenakan merupakan antibodi untuk bayi. Pada ASI baru keluar setelah dua-tiga hari kelahiran. Kondisi bayi akan bertahan 72 jam tanpa mengkonsumsi apapun tanpa ASI akan tetapi seringkali ketakutan karena ASI tidak keluar. Meskipun pada kondisinya ini normal pada ibu yang menyusui.

Meskipun ASI tidak keluar akan tetapi penting bagi ibu hamil untuk tetap menyusui. Salah satunya untuk mendapatkan kosentrasi antibodi yang sangat penting untuk bayi. Selain itu akan membersihkan pencernaan pada bayi dan juga untuk membantu keluarnya kotoran bayi untuk pertama kalinya.

Mengapa ASI sulit keluar?
Sedangkan apabila ibu masih saja kesulitan untuk memberikan ASI, salah satu ASI kurang banyak maka dapat dilakukan cara untuk memperbanyak ASI. Sebelum memperbanyak ASI ada baiknya anda mengetahui penyebab ASI sulit keluar bagi ibu menyusui.

Berikut ini adalah beberapa penyebab ASI sulit keluar pada ibu saat menyusui :

  1. Asupan gizi ibu yang kurang terpenuhi sehingga ASI keluar sedikit.
  2. Kesehatan ibu menyusui sedang mengalami gangguan sehingga tidak menunjang produksi ASI sebaiknya melakukan faktor hormonal dan istirahat cukup.
  3. Ibu sedang tidak nyaman sehingga menganggu pengeluaran hormon oksitosin seperti perasaan kesal,cemas, sedih, marah , gelisah dan takut.
  4. Kelelahan dan terlalu banyak pikiran dapat menjadi pemicu sulitnya ASI keluar.

Bagaimana Cara memperbanyak ASI?
Produksi ASI akan disesuaikan dengan kebutuhan bayi anda. Ketika ASI kosong maka akan mengirimkan respon pada tubuh untuk membuat lebih banyak ASI.
Berikut ini adalah cara memperbanyak ASI yang dapat dilakukan ibu untuk menunjang tumbuh kembang anak anda :

  1. Berikan ASI sesering mungkin, meskipun ASI tidak begitu banyak akan tetapi dengan cara merangsang produksi ASI maka akan meningkat. Anda dapat meningkatkan frekuensi menyusui bayi atau dengan memerah ASI. Semakin sering penyaluran ASI maka akan meningkatkan produksi ASI secara alamiah.
  2. Anda dapat memberikan kesempatan bayi anda untuk mengkonsumsi ASI dalam waktu lama. Tujuan dari cara ini adalah untuk mengosongkan ASI yang telah diproduksi sehingga merespon produksi ASI selanjutnya. Inilah sebabnya anda tidak perlu membuat jadwal menyusui bayi melainkan memberikan saat bayi anda memerlukan.
  3. Berikan ASI bergantian sehingga bayi tidak bosan dengan bagian kiri atau kanan saja. Bayi akan menyesuaikan dengan cara menghisap. Sebenarnya fungsi utama yaitu mengalirkan ASI, sehingga ASI yang sudah diproduksi sebaiknya di alirkan dan ASI akan diproduksi kembali.
  4. Pijatan yang benar dan tepat akan membantu dalam memperbanyak ASI. Pemijatan dapat dilakukan dari bagian pangkal buah dada kemudian tekan dinding dada dengan menggunakan kedua jari. Selanjutnya anda dapat melakukan gerakan melingkar pada bagian payudara selama beberapa detik lanjutkan dengan memindahkan jari pada daerah berikutnya. Anda dapat mengarahkan pijatan dengan memutar atau radial menuju bagian puting. Kemudian kepalkan tangan untuk memberikan tekanan pada masing masing jari.
  5. Anda dapat memompa ASI setelah selesai menyusui apalagi bila anda merasa ASI masih banyak, anda dapat memompa buah dada dua sekaligus sehingga lebih menstimulasi produksi ASI dibandingkan apabila anda melakukan secara bergantian
  6. Buat suasana yang tenang dan relaks sehingga membuat bayi anda lebih lama menyusui. Anda dapat menciptakan kontak kulit dengan bayi sehingga ketika anda mengajak komunikasi atau membelainya akan memicu hormon oksitosin berperan dalam produksi ASI.
  7. Anda harus banyak mengkonsumsi air putih. Selain itu jus dari buah dan sayur segar dapat membatu memperbanyak ASI. Hindari merokok karena akan menghambat ASI dan memberikan pengaruh negatif dari bahan kimia yang berbahaya pada bayi. Begitu pula dengan makanan yang mengandung kafein yang akan menimbulkan pengaruh buruk pada bayi
  8. Rileks saat menyusui merupakan salah satu cara untuk memperbanyak ASI. Anda dapat mendukung psikologis yang dapat menentukan keberhasilan pemberian ASI. Stres akan berperan besar pada pemberian ASI sehingga menurunkan kemampuan alami dalam memproduksi ASI. Ibu menyusui dapat banyak istirahat untuk bisa memberikan ketenangan pada diri dan produksi ASI meningkat
  9. Terkadang sebagian orang tua yang cemas karena ASI yang tidak lancar diberikan susu formula. Padahal pemberian susu formula akan menyebabnya kondisi semakin tidak lancar. Bayi akan malas mendapatkan ASI bahkan beberapa kondisi menyebabkan bayi bingung puting. Inilah yang menyebabkan volume ASI berkurang karena respon dari bayi yang tidak maksimal.

Dengan demikian ASI merupakan nutrisi terpenting yang dapat menunjang tumbuh kembang bayi bahkan ASI dapat memberikan pengaruh psikis pada bayi dengan ibu. Ikatan batin akan semakin kuat pada bayi yang diberikan ASI begitupula dengan daya tahan tubuhnya yang semakin kuat karena antibodi yang berada di dalam kandungan ASI. Ibu menyusui yang memiliki masalah dengan volume ASI dapat dilakukan beberapa cara semisal dengan relaksasi dan ketenangan diri ibu. Kondisi ibu yang kurang fit dan faktor emosi ibu sangat mempengaruhi dalam produksi ASI. Usahakan untuk memberikan ASI hingga enam bulan pertama atau dikenal dengan istilah pemberian ASI ekslusif.
( sumber )

>> Hidung Bayi tersumbat ? Berikut cara mengatasinya

Bagi orang tua yang sedang memiliki momongan si kecil, jika dalam keadaan sakit pilek dan mengalami hidung tersumbat tentu akan sangat merasa kawatir dan sedih, apalagi jika melihat bayi tersayang kita bernapas susah dan tersengal-sengal, pada saat itu biasanya bayi mengalami kesulitan untuk tidur, rewel, dan juga kesulitan untuk bernafas. Dengan begitu ibu harus mengetahui cara yang tepat untuk mengatasi tersumbatnya hidung pada bayi.

Ada beberapa cara tradisional dan aman yang dapat ibu lakukan di rumah. Ini dia yang cara yang paling umum dilakukan ketika hidung bayi tersumbat, antara lain :

Penguapan secara alami
Salah satu cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi adalah dengan cara penguapan atau inhalasi. Anda dapat melakukan cara inhalasi yang alami ini di rumah. Caranya anda dapat memberikan uap dari air panas yang sudah ditetesi oleh minyak telon. Ini sangat mudah, anda hanya harus meletakan ember kecil yang berisi air panas dan telah ditetesi sedikit minyak telon di pojokan ruangan. Biarkan bayi anda menghirup uap dari air tersebut. Hal ini sedikitnya bisa membantu bayi anda dalam melegakan hidung yang tersumbat. Dan juga dapat menggendong bayi anda dengan membantunya untuk telungkup pada kedua tangan anda serta posisikan bayi anda dengan wajah berada di atas ember yang berisi air hangat. Hal tersebut dapat membantu bayi untuk menghirup uap dari air hangat tersebut.

Hangatkan tubuh bayi
Berikan selalu rasa hangat pada bayi yang hidungnya tersumbat. Ini dapat melegakan pernafasan dan memberikan kenyamanan pada bayi anda. Anda dapat memandikan bayi anda menggunakan air hangat kemudian menjemur bayi pada saat matahari masih pagi. Dengan cara seperti itu bayi dapat merasakan kehangatan juga dapat membantu mengurangi tersumbatnya hidung pada bayi. Pada saat bayi anda tertidur, sebaiknya anda mengatur suhu ruangan anda. Disarankan anda untuk tidak menggunakan AC. Suhu rendah pada AC akan memperparah keadaan hidung bayi anda. Sebelum pergi tidur, anda juga dapat mengoleskan minyak telon pada perut, punggung dan juga area dada sang bayi, sertai dengan pijatan yang lembut.

Pijat hidung bayi anda
Pijatlah dengan lembut hidung bayi pada area atas hidung dan alis dengan sedikit mengoleskan minyak telon, ini sangat membantu dalam melegakan tersumbatnya hidung bayi. agar lendir yang ada di dalam hidung bayi keluar, anda dapat menekan secara lembut dengan memakai sapu tangan atau cotton bud di sekitar hidung bayi. Namun anda harus berhati-hati, gunakan sapu tangan yang sangat lembut dan jangan memasukan cotton bud terlalu dalam ke hidung bayi.

Atur posisi tidur pada bayi
Pada saat hidung bayi anda tersumbat, mengatur posisi tidur yang baik pada bayi akan sedikit melegakan sistem pernafasan bayi. Miringkan badan bayi ketika tidur, jadi pada saat hidung kiri bayi anda tersumbat anda dapat memiringkan tidurnya ke samping kanan, jika hidung kanan yang tersumbat anda dapat memiringkannya ke samping kiri. Namun usahakan posisi kepala tetap lebih tinggi dari posisi badan bayi anda.

Larutan Garam
Sejak dari dulu air larutan garam dipercaya bisa mencairkan ingus pada bayi. Juga memperlancar sumbatan yang terjadi pada hidung dan juga mengembalikan kealamian selaput di bagian hidung. Anda dapat melakukan cara seperti melarutkan setengah sendok makan garam pada gelas yang berisi air hangat. Kemudian masukan larutan tadi dalam semprotan untuk hidung bayi atau anda dapa menggunakan pipet bayi. Teteskan larutan tersebut ke dalam hidung bayi sebanyak dua kali. Lakukan setiap harinya minimal 3 kali. Disarankan sangat berhati hati dalam melakukannya apalagi untuk ibu baru sebaiknya meminta bantuan orang tua anda yang telah berpengalaman melakukan ini.
( sumber )


>> 6 Tips cara mencegah wasir " ambeien "


Wasir atau ambeien sangat menganggu aktifitas terutama bagi orang yang banyak menghabiskan waktu bekerja diatas tempat duduk, tantu hal ini membuat tidak nyaman. Juga saat buang air besar akan terasa sakit, jika dibiarkan terus menerus tanpa pengobatan yang tepat, wasir bisa semakin parah dan pada sebagian kasus hingga harus di opreasi.

Wasir adalah pembengkakan atau pendarahan di mana pembuluh vena di sekeliling anus atau rektum bagian bawah membengkak dan meradang.Wasir biasanya terjadi karena mengedan saat buang air besar. Wasir bukanlah penyakit serius, namun patut diwaspadai. Karena jika bertambah parah bisa berujung di meja operasi.

Beberapa penyebab wasir adalah sakit diare atau sembelit yang mengakibatkan terjadinya penekanan pada anus. Selain itu kelebihan berat badan pun bisa menjadi penyebab wasir.

Wasir biasanya dialami pula oleh wanita hamil pada 6 bulan terakhir kehamilan. Hal ini dikarenakan beban janin semakin berat sehingga menyebabkan lambung dan rahim saling berhimpitan. Dorongan sedikit saja di bagian anus mengakibatkan pembuluh darah di sekitarnya pecah sehingga terjadi wasir.

Untuk pencegahan wasir atau ambeien, Anda dapat melakukan seperti tips berikut ini:

  1. Cukupi kebutuhan cairan tubuh
  2. Cukupi kebutuhan makanan berserat
  3. Rutin olahraga
  4. Hindari mengejan terlampau kuat saat BAB
  5. Bagi wanita hamil, usahakan untuk berbaring selama 20 menit setiap 4 hingga 6 jam sekali. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tekanan.
  6. Menjaga berat badan tidak berlebihan.

( sumber )

>> Waspada !! 4 bahan kimia berbahaya bagi ibu hamil


Bagi ibu hamil perlu mengetahui apa saja bahan-bahan kimia yang terdapat dilingkungan sekitar yang bisa membahayakan kandungan, apalagi dalam kehidupan modern saat ini hampir semua bahan dan makanan mengandung bahan kimia, baik bahan kimia yang aman bagi tubuh hingga bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh. Dengan mengetahui bahan kimia apa saja yang ada dilingkungan sekitar, maka ibu hamil bisa menghindarinya, dan kandunganpun menjadi aman dan sehat.

Solvent adalah zat kimia yang berguna untuk melarutkan atau mengencerkan zat kimia yang lain. Terkadang solvent ini dapat menimbulkan efek beracun (toksikasi) pada wanita hamil. Toksik adalah zat yang bila dapat memasuki tubuh dalam keadaan cukup dan secara konsisten dapat menyebabkan fungsi tubuh menjadi tidak normal.

Solvent bisa masuk ke dalam tubuh dengan cara :

  • Inhalasi. Dengan cara menghirup uap dan asap dari solvent
  • Kulit. Solvent terpapar ke kulit dan kemudian di absorbsi oleh tubuh
  • Digestive. Tanpa sengaja menelan solvent

Berikut bahan kimiawi yang perlu diperhatikan paparannya saat sedang hamil.:

Cat Dinding
Biasanya dengan datangnya anggota baru di keluarga, orangtua sibuk mempersiapkan perlengkapan bayi tak terkecuali kamar untuk bayi. Warna kamar biasanya disesuaikan dengan jenis kelamin anggota baru tersebut. Bagaimana dengan paparan cat pada ibu hamil jika sedang berada di rumah?
Cat mengandung bahan kimiawi, namun saat ini hanya sedikit penelitian yang menjelaskan mengenai kandungan-kandungan dalam cat yang berbahaya untuk kehamilan. Yang sudah diketahui saat ini adalah, jika memang ingin melakukan kegiatan mengecat di dalam rumah berikut hal-hal yang harus diperhatikan:

  • Pilihlah cat dinding yang berbahan dasar  air (latex) daripada cat yang berbahan dasar minyak.
  • Hindari memasuki ruangan yang sudah di cat setidaknya dua hari setelah selesai dikerjakan, untuk menghindari paparan bau ruangan dan cat nya.
  • Buka jendela di sekitar ruangan yang baru saja di cat, agar ventilasi udaranya baik dan berputar dengan udara di luar.

Cairan pembersih
Beberapa cairan pembersih dapat berbahaya bagi ibu hamil, yang perlu diperhatikan adalah cek kemasan dan lihat apakah terdapat peringatan tertulis bahwa cairan tersebut toksik . Berikut senyawa kimia dalam cairan pembersih yang dapat membuat efek toksik pada wanita hamil:

  • Glycol - Pada pembersih kompor dan jendela biasanya mengandung glycol. Glycol dapat meningkat resikonya pada wanita hamil dan menyebabkan keguguran.
  • Phenol - Cairan phenol dapat menyebabkan gangguan organ pada janin atau bahkan kematian pada janin.
  • Amonia - Cairan ini dapat menyebabkan gejala mual dan muntah pada ibu hamil. 

Cara menghindari efek toksis jika memang Anda terpakasa terpapar dengan cairan pembersih tersebut adalah dengan menggunakan sarung tangan saat menggunakan cairan pembersih tersebut, menggunakan masker hidung dan buka jendela agar ventilasi udara berputar keluar ruangan.

Cat Kuku
Saat hamil tentunya semua wanita tetap ingin tampil cantik, tidak sedikit mereka menginginkan kuku juga dipercantik. Namun bagaimana efek cat kuku dan cairan pembersih cat kuku  pada wanita hamil? Efek pada wanita hamil terbilang sangat aman namun yang perlu diperhatikan adalah saat mengecat kuku lakukan pada ruangan terbuka atau yang memiliki ventilasi udara yang baik. Paparan bahan kimia dari cat kuku dalam jangka waktu yang tidal lama tidak akan memberikan efek toksik pada wanita hamil.

Berikut dua bahan kimia yang biasanya terdapat didalam cat kuku:

  • Formaldehide. Cairan ini tidak berpengaruh kepada janin namun cairan ini dapat memberikan rasa iritasi pada mata, hidung, tenggorokan bahkan paru-paru.  Paparan dalam jangka waktu yang lama dan rutin dapat meningkatkan resiko terhadap kanker.
  • Toluen.  Paparan toluene dapat mengiritasi mata, tenggorokan dan paru-paru. Paparan dalam dosis tinggi dapat menyebabkan gangguan saraf dan gangguan organ janin.

Sedangkan kandungan aceton didalam cairan pembersih kuku dianggap aman jika terpapar pada wanita hamil dalam waktu yang relative singkat. Dan dianjurkan untuk segera mencuci tangan setelah membersihkan cat kuku.

Pewarna Rambut
Bagaimana dengan penggunaan pewarna rambut saat hamil? Meskipun sampai saat ini belum dapat dibuktikan secara uji klinis bahwa kandungan di dalam pewarna rambut memberikan dampak pada janin namun tidak ada juga penelitian yang mendukung bahwa kandungan kimia didalam pewarna rambut tersebut aman untuk ibu hamil. Para peneliti hanya mengetahui bahwa tindakan mewarnai rambut dapat terserapp kedalam kulit kepala lalu masuk kedalam peredaran darah, sehingga secara teori hal ini dapat mempengaruhi perkembangan janin. Merujuk dari teori ini maka beberapa dokter menganjurkan agar penggunaan pewarna rambut dihindari saat trimester pertama dimana saat trimester pertama organ-organ vital pada janin mulai berkembang.

  • Memilih produk pewarna yang tidak menyerap kedalam kulit kepala seperti tindakan highlight
  • Memilih bahan pewarna yang berbahan dasar alami contohnya henna
  • Jika Anda memilih untuk mewarnai rambut sendiri, jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan dan melakukan di ruangan terbuka atau ruangan dengan ventilasi udara yang baik untuk meminimalisasi paparan bahan kimia tersebut selama proses pewarnaan. 

( sumber )