>> Lakukan 6 Tips ini agar Vagina sehat

Pola makan Anda sehari-hari bukan hanya memengaruhi lingkar pinggang, atau kesehatan rambut dan mata. Apa yang Anda makan, juga akan tercermin dari kondisi vagina Anda.

Pola makan terlalu banyak gula, misalnya, dapat meningkat risiko infeksi di bagian sensitif Anda tersebut. Cek di sini makanan apalagi yang dapat meningkatkan atau mengurangi kadar kesehatan vagina Anda.


1. Makan banyak prebiotik dan probiotik.
Menurut Jennie Ann Freiman, M.D., seperti usus Anda, vagina juga memerlukan bakteri sehat untuk melawan infeksi dan mempertahankan pH normal. Bakteri di dalam usus, pada gilirannya, memengaruhi organisme di dalam vagina.

Untuk meningkatkan kesehatan usus dan vagina Anda, ia menyarankan Anda mengonsumsi makanan prebiotik seperti bawang putih, bawang, dan daun bawang mentah dan makanan probiotik seperti yoghurt, kimchi, acar, sauerkraut, tempe, dan teh kombucha.

Menurut Brian A. Levine, M.D., mengonsumsi probiotik telah terbukti membantu wanita dengan vaginitis kronis, yaitu ketidaknyamanan vagina yang dapat menyebabkan rasa sakit saat berhubungan seks. Suplemen prebiotik dan probiotik tidak sebaik sumber alami yang berasala dari makanan-makanan ini, kata Freiman.

2. Nikmati kacang-kacangan dan lemak sehat lainnya.
Lemak sehat seperti yang ada di dalam kacang-kacangan, minyak zaitun, dan alpukat dapat menjaga kadar Kolesterol dan estrogen Anda tetap seimbang.

Pada gilirannya, mereka akan menciptakan lapisan mukosa yang sehat yang dapat membantu menangkal infeksi. Almond juga merupakan jenis kacang yang sangat baik, kata Levine, karena mengandung vitamin B dan kalsium untuk mencegah vaginitis.

3. Hindari makanan olahan.
Sementara makanan prebiotik dan probiotik berfungsi menambahkan bakteri bermanfaat untuk usus dan vagina, Freiman mengatakan bahwa makanan olahan dapat menekan sistem kekebalan tubuh sehingga bakteri berbahaya dapat merusak sistem tubuh Anda.

Bakteri dapat menyebabkan berbagai macam masalah, termasuk di antaranya adalah vaginosis bakteri, infeksi jamur, kekeringan, nyeri saat berhubungan seks, dan infeksi saluran kemih.

4. Kurangi gula.
Menurut Burt Webb, M.D., terlalu banyak gula dapat merusak atau membunuh bakteri baik di vagina seperti Lactobacilli. Hal ini dapat menyebabkan infeksi jamur, nyeri, dan iritasi vagina.

5. Cobalah untuk menghindari hormon buatan.
Beberapa produk daging dan susu mengandung xenoestrogens, hormon buatan yang meniru estrogen.

Menurut Webb, xenoestrogen dapat memblokir estrogen dari vagina, mencegah pembentukan lapisan mukosa sehingga Anda lebih rentan terhadap infeksi.

6. Cukup terhidrasi.
"Vagina adalah seperti bagian dalam mulut. Ketika mulut Anda terasa kering karena sangat haus, ada kemungkinan vagina Anda juga kering,," kata Levine. Hidrasi juga dapat membantu mencegah bau tidak sedap pada vagina, , kata Octavia Cannon, D.O.
(sumber)