>> 9 Rahasia bagaimana Orang sukses pandai dalam mengontrol emosi

Kemampuan mengontrol emosi & tenang di bawah tekanan mempengaruhi kinerja seseorang. Riset TalentSmart menunjukkan 90% orang yang sukses dalam bisnis & karir, trampil mengelola emosi pada saat stres. Ini kunci suksesnya


Hargai dan syukuri apa dimiliki
Meluangkan waktu untuk merenungkan apa yang Anda syukuri meningkatkan suasana hati, karena mengurangi hormon stres kortisol hingga 23%. Penelitian di University of California menemukan bahwa orang yang banyak bersyukur mengalami perbaikan suasana hati, energi, dan kondisi fisik.

Hindari pertanyaan "Bagaimana Jika?"
Mempertanyakan berbagai hal dengan kalimat "Bagaimana jika?" hanya menimbulkan stres dan khawatir. Lebih banyak waktu yang dihabiskan hanya untuk cemas, maka semakin sedikit pula waktu untuk fokus dalam mengambil tindakan yang menenangkan. Orang yang tenang mengetahui bahwa pertanyaan "bagaimana jika? hanya akan membawa mereka ke arah yang tidak mereka inginkan.

Selalu berpikir positif
Setiap pikiran positif akan lakukan untuk memfokuskan kembali perhatian Anda. Ketika semuanya berjalan lancar, dan suasana hati Anda baik, berbagai hal bisa dikerjakan dengan lebih mudah. Ketika pikiran Anda dibanjiri dengan pikiran negatif, segera alihkan dengan memikirkan hal-lain lain yang positif yang terjadi pada Anda, tidak peduli seberapa kecilpun itu.

Lepaskan diri dari komunikasi dan informasi
Teknologi memungkinkan komunikasi terus-menerus dan berharap Anda siaga setiap saat. Bekerja setiap hari juga menimbulkan stres yang seolah tiada henti. Sekali waktu, coba putuskan hubungan telfon dan internet. Istirahatkan tubuh dan pikiran dari sumber stres. Penelitian menunjukkan bahwa sesuatu yang sederhana seperti melepaskan diri dari kontak email dapat menurunkan tingkat stres.

Batasi asupan kafein
Minum kopi mengandung kafein memicu pelepasan adrenalin. Kafein membuat orang terjaga, mengrangi stres dan siap melakukan banyak hal. Namun kadang-kadang mungkin Anda tak butuh kafein sebanyak itu. Perbanyak minum air putih ketimbang kopi.

Tidur cukup
Tidur amat penting untuk meningkatkan kecerdasan emosional & mengelola tingkat stres Anda. Ketika tidur, otak Anda mengisi kembali energi, menyortir memori atas apa yang terjadi hari ini, sehingga ketika Anda bangun, pikiran manjadi lebih waspada dan jernih. Pengendalian diri dan memori berkurang ketika Anda tidak mendapatkan cukup tidur. Kurang tidur meningkatkan kadar hormon stres sendiri.

Membingkai ulang cara pandang
Stres dan khawatir didorong oleh persepsi miring kita sendiri atas suatu peristiwa. Tenggat waktu yang tidak realistis, bos tak kenal ampun, dan kemacetan lalu lintas adalah contoh penyebab stres. Anda tidak bisa mengontrol keadaaanya tapi dapat mengontrol diri dalam merespon situasi itu. Cerna masalahnya, bingkai ulang cara pikirmu. Bisa jadi masalahnya tak sengeri yang dibayangkan.

Mengatur nafas
Cara termudah melepas stres yang bisa dilakukan tiap hari: mengatur nafas. Pernapasan melatih otak untuk hanya fokus pada tugas yang harus dilakukan dan mengurangi stres. Ketika Anda merasa stres, tutup pintu, singkirkan semua gangguan, duduk dan mengatur nafas. Cegah pikiran Anda berkeliaran. Ambil nafas dalam dan keluarkan. Lakukan hingga dua puluh kali. Masih belum tenang? Ulangi lagi.

Berdayakan dukungan di sekitarmu
Kenali kelemahan Anda. Minta bantuan ketika Anda membutuhkan untuk mengatasi kelemahan ini. Andalkan orang-orang yang siap membantu dalam kondisi sulit. Meminta bantuan akan mengurangi stres dan memperkuat hubungan Anda dengan orang-orang yang bisa Anda andalkan. Demikian catatan penelitian yang dirangkum oleh Dr Travis Bradberry, pendiri TalentSmart, pengelola lembaga riset kecerdasan emosional.
(sumber)

>> 7 Rahasia dibalik Anak yang sukses

Tidak ada resep ampuh mendidik anak yang menjamin anak pasti sukses. Tapi sejumlah penelitian psikologis bisa menjadi petunjuk faktor baik yang bisa jadi kunci kesuksesan.


Orang Tua Latih Anak Lakukan Pekerjaan Rumah Tangga
Kebiasaan ini penting, kata Julie Lythcott-Haims, penulis buku How to Raise an Adult. "Dengan demikian anak tahu bahwa ada pekerjaan yang harus dilakukan, dan tiap orang harus menyumbangkan tenaga untuk kepentingan bersama," kata Lythcott-Haims.

Orang Tua Mengajar Kepandaian Bersosialisasi
Riset 20 tahun yang dilakukan Pennsylvania State University and Duke University menunjukkan, anak yang kompeten secara sosial, yang bisa bekerjasama dengan teman, bersedia menolong, mengerti perasaan orang dan menyelesaikan sendiri masalah mereka, kemungkinan besar dapat gelar sarjana dan bekerja penuh dalam usia 25 tahun. Sebaliknya, anak yang tidak punya kompetensi sosial sering gagal.

Anak-Anak Belajar Matematika Sejak Dini
Riset Northwestern University atas 35.000 anak menunjukkan, kemampuan matematika yang berkembang sejak dini bisa jadi keuntungan besar. Greg Duncan yang ikut dalam penelitian mengungkap, kemampuan matematika di usia dini bisa jadi petunjuk kemampuan matematika di masa depan dan kemampuan membaca.

Ibu Bekerja
Anak perempuan dari ibu yang bekerja menimba pendidikan lebih lama, dan cenderung dapat pekerjaan berstatus dan bergaji lebih tinggi. Jumlahnya 23% lebih banyak daripada anak dari ibu yang tidak bekerja. Anak laki-laki dari ibu yang bekerja lebih sering lakukan pekerjaan rumah tangga. Syaratnya: ibu tidak boleh stress karena beban pekerjaan rumah tangga dan sekaligus mencari nafkah.

Hubungan Keluarga Yang Harmonis
Anak-anak dari keluarga konflik, baik orang tua yang bercerai atau tidak, biasanya kurang sukses, dibanding anak-anak dari orang tua yang rukun. Demikian hasil penelitian University of Illinois. Para orang tuaj disarankan memberi perhatian besar kepada anak, tidak peduli kemampuan finansial mereka, dan menjalin hubungan baik dengan anak. Demikian hasil riset psikolog Lee Raby.

Orang Tua Punya Harapan Tinggi Bagi Anak
Harapan orang tua yang tinggi bagi masa depan anak punya pengaruh besar atas keberhasilan anak. Demikian hasil penelitian Prof. Neal Halfon atas 6.600 anak yang lain 2001. Orang tua yang berharap anaknya berkuliah akan mengarahkan anaknya ke sana, tidak peduli kemampuan keuangan mereka.

Orang Tua Menghargai Upaya Anak untuk Berhasil
Orang tua yang percaya bahwa kehendak dan cita-cita bisa memperbaiki kemampuan anak, akan mendorong keberhasilan anak. Jika anak diajar bahwa mereka berhasil karena intelegensianya belaka, itu akan menghasilkan cara berpikir yang tak berkembang. Berbeda halnya jika anak dididik untuk berupaya agar sukses. Demikian Carol Dweck dari Stanford University.
(sumber)

>> 7 Tips berhemat dan menjadi kaya

Kebiasaan bisa jadi pendukung atau penghancur. Kebiasaan yang baik bisa membuat kita hebat dalam berbagai hal, terutama soal uang. Di samping itu tentu ada juga langkah-langkah yang bisa diambil.


Menabung Uang
Saran yang biasa diberikan adalah menambung 10% dari pemasukan. Tapi Melinda Emerson penulis buku "Become Your Own Boss in 12 Months" mengatakan, ia menabung sampai sekitar 20%. Ia juga menyisihkan uang cadangan, jika bisnisnya mandeg dan klien tidak membayar tagihan. “Jadi saya tidak pernah bangkrut,” demikian tandas Emerson.

Memanfaatkan Diskon dan Voucher
Ini salah satu cara mengurangi biaya hidup. Anda mungkin pernah dapat tawaran voucher? Voucher biasanya bisa digunakan untuk belanja lebih murah. Atau untuk hal lain, misalnya: parkir gratis. Diskon dan voucher bisa jadi cara menghemat yang bagus, asal diperhitungkan dengan baik. Alternatif lain: belanja dalam jumlah besar biasanya menurunkan harga satuan barang. Foto: 'reduziert' artinya diskon.

Mengurangi Biaya Harian
Salah satu cara mengurangi pengeluaran adalah mengurangi biaya pemakaian listrik dan energi lain untuk kebutuhan sehari-hari. Ini bisa dilakukan dengan mematikan lampu jika tidak dipakai, atau memakai bohlam hemat energi. Mengambil langkah ini berarti penghematan uang sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Menanam Modal
Anda bisa tanam uang di perusahaan. Untuk itu tidak perlu tanam modal di perusahaan besar. Investasi juga bisa dilakukan di perusahaan kecil, misalnya jika teman atau kerabat punya usaha kecil. Cara lain adalah membeli properti. Kunci dari semua langkah ini adalah menghimpun informasi dan memperhitungkan dengan baik. Perhitungan sebaiknya juga harus dilakukan dalam pembelian hal-hal kecil.

Menetapkan Pengeluaran dan Terus Pantau
Menetapkan sistem pembayaran tertentu. Ini membantu untuk mengatur keuangan per bulan dan memantau pengeluaran. Misalnya membayar listrik selalu pada tanggal tertentu, juga menabung pada tanggal tertentu. Ini cara yang praktis, tetapi tidak boleh dilupakan. Harus terus dipantau, agar selalu punya gambaran tentang keuangan Anda.

Menapak Karir Lebih Tinggi
Orang yang sukses biasanya menimba pendidikan lebih tinggi daripada sekolah menengah atas. Ketika membangun karir pertama kali, seorang pemberi pekerjaan tidak punya pegangan apapun untuk mempekerjakan Anda, selain ijazah dan nilai akhir. Jika orang punya pendidikan tinggi. Itu menolong Anda untuk mendapat posisi lebih tinggi dan biasanya juga mendapat gaji lebih besar.

Memberi, Bukan Meraup Uang
Milyarder John Templeton mengungkap, orang harus dididik untuk memberi, bukan menerima. David Bach penulis 'best seller' bidang finansial dari New York Times sudah mencoba sistem ini dan berhasil. Semakin banyak Anda memberi, semakin banyak kembali kepada Anda, itu motonya. Jacki Zehner dari Goldman Sachs berpendapat sama. Zehner mengatakan tidak hanya "mendonorkan" uang, melainkan juga waktunya.
(sumber)

>> Kecerdasan Emosional berperan 80% bagi kesuksesan seseorang

Kecerdasaan emosional (EQ) berperan 80% bagi kesuksesan seseorang, sementara kecerdasan intelektual hanya 20%. Demikian menurut psikolog Daniel Goleman. Berikut ketrampilan EQ yang jarang diperoleh di bangku sekolah:

Kecerdasan emosional menggambarkan seberapa baik individu dapat mengelola emosi mereka sendiri & bereaksi terhadap emosi orang lain. Kecerdasan emosional perlu untuk mengingkatkan kualitas hidup, seperti mengatasi konflik, merespon kebutuhan orang lain, dan menjaga emosi yang mengganggu kehidupan. Kecerdasan emosional dapat dikembangkan sendiri. Ada 5 elemen penting yang dapat dikembangkan.

Kesadaran diri adalah upaya dalam menggali & mengetahui perasaan Anda sendiri. Ini termasuk memiliki penilaian akurat kemampuan Anda, kapan Anda membutuhkan bantuan, & menggali apa pemicu emosi Anda. Jika perlu merespon orang lain, ambil waktu sejenak sebelum bereaksi balik. Perhatikan masukan dari orang lain tentang kelebihan dan kelemahan kita. Meditasi juga membantu membangun kesadaran diri.

Ini kemampuan untuk menjaga emosi Anda ketika terganggu. Pengendalian diri melibatkan kemampuan untuk mengendalikan amarah, dengan tenang membahas perbedaan pendapat, dan menghindari panik. Kontrol diri berarti mengendalikan ledakan emosi, memilah pemicu emosi dan melakukan apa yang terbaik sesuai kebutuhan Anda. Atur nafas ketika Anda marah dan keluar dulu dari lingkaran emosional.

Setiap orang termotivasi dengan adanya imbalan, misalnya materi, status atau lainnya. Yang perlu dibangun: motivasi terhadap sukacita diri & kepuasan diri yang produktif, baik dalam berhubungan dengan orang lain, karir dan lainnya. Banyak strateginya. Buat daftar hal yang Anda hargai, terima kenyataan & bangkit. Ada yang mencapai sesuatu dengan perlahan, ada pula dengan berungkali berusaha.

Sementara tiga kategori sebelumnya mengacu pada emosi internal seseorang, yang satu ini berhubungan dengan emosi orang lain. Empati adalah keterampilan dan praktik membaca emosi orang lain dan merespon dengan tepat. Triknya, mau mendengar orang lain, menempatkan diri pada posisi orang lain, mencoba memahami.

Ini mencakup empati, dengan upaya memenuhi kebutuhan orang lain dan Anda sendiri. Misalnya dalam menemukan kesamaan dengan orang lain, mengelola hubungan di lingkungan kerja dan kemampuan persuasif. Keterampilan sosial Anda mempengaruhi segala sesuatu, baik kinerja maupun kehidupan romantis. Bentuk paling umum: menyelesaikan perselisihan. Mengatasi masalah setelah semua pihak tenang.
(sumber)

>> Hindari 7 kesalahan ini saat membersihkan lantai kayu " parket "

Jika Anda menyukai rumah bergaya western, lantai kayu sepertinya menjadi material wajib. Yang harus diperhatikan, lantai kayu butuh cara perawatan yang berbeda dengan lantai keramik atau granit.

Selain mampu menghadirkan kesan alami secara instan, lantai kayu, yang juga dikenal dengan sebutan parquet atau parket, juga membuat penghuni aman dari gangguan ‘masuk angin’. Parket memiliki suhu rata-rata yang lebih hangat ketimbang lantai keramik ataupun granit.

Karena materialnya yang berbeda, lantai kayu juga memiliki sifat yang berbeda, begitu juga dengan cara perawatannya. Ini adalah beberapa kesalahan yang mungkin dilakukan saat membersihkan lantai kayu:

Membiarkan terpapar air
Menjelang musim hujan, selalu cek kondisi rumah Anda. Biasanya meski rumah tidak bocor, ada beberapa bagian yang mudah terkena rembesan air hujan.

Misalnya, dinding yang bagian luarnya menghadap langsung ke jalan tanpa tertutup atap lagi. Pastikan dinding bagian ini mendapatkan lapisan cat waterproof. Pasalnya walau hanya berupa rembesan atau tetesan air, lantai kayu yang sering terpapar air akan mudah rusak dan tak lagi kokoh.

Menggunakan vacuum dengan sikat yang memutar
Lantai kayu memang harus di-vacuum setiap minggu karena debu yang menempel membuatnya cepat tergores dan merusak permukaan lantai.

Tapi, jika Anda menggunakan ujung vacuum yang dilengkapi sikat, bagian ujung sikat justru akan membuat goresan di lantai semakin dalam. Anda juga sebaiknya jangan langsung menyapu lantai yang berdebu. Sedot dahulu debunya, barulah Anda menyapunya kembali dengan sapu lantai.

Terlalu sering dipel
Kondisi lembap di permukaan lantai akan membuat lantai kayu cepat lapuk. Anda cukup mengepel lantai setiap dua minggu sekali. Untuk pembersihan harian, vacuum permukaan lantai. Selain itu, jangan menggunakan cairan pembersih lantai keramik, tapi gunakan cairan pembersih lantai kayu.

Menggunakan karbol untuk membersihkan lantai
Ingat, lantai kayu bukan lantai kamar mandi. Menggunakan bahan kimia yang keras akan membuat permukaannya cepat rusak. Jika Anda menggunakan pel basah untuk membersihkan lantai, segera keringkan kembali dengan lap yang kering.

Salah memilih karpet
Sebaiknya hindari karpet yang bagian bawahnya menggunakan karet karena dapat membuat warna lantai menjadi kusam. Sebaiknya gunakan rugs atau karpet yang memiliki alas lembut dan gulunglah karpet saat tak digunakan agar lantai kayu tak cepat menjadi lembap.

Membiarkannya terpapar sinar matahari
Sinar matahari yang terik berisiko membuat warna lantai menjadi cepat pudar. Batasi sinar matahari dengan memasang tirai tipis pada jendela. Atau sesekali lapisi lantai dengan rugs agar tidak langsung terpapar sinar matahari.

Memelihara hewan
Kuku kucing atau anjing berisiko membuat goresan pada lantai kayu. Jika Anda tetap ingin memelihara hewan, pastikan kuku hewan tetap terpotong pendek.
(sumber)

>> 9 Manfaat lain sabun cair cuci piring untuk bersihkan beragam Noda

Sabun cair untuk cuci piring yang ampuh melunturkan lemak di peralatan makanan Anda ternyata punya manfaat lain. Sabun cair cuci piring memang didesain untuk memiliki daya luntur lemak yang lebih kuat ketimbang jenis-jenis sabun lain.

Jadi, selain untuk mencuci piring, Anda bisa memanfaatkan sabun ini untuk hal-hal lain seperti berikut ini:

Hapus noda lengket di baju
Menemukan tumpahan noda bumbu salad di baju kesayangan? Gosokkan sedikit sabun cuci piring di bagian yang terkena noda dan bilas dengan air.

Metode ini juga dapat digunakan untuk membersihkan kotoran yang biasanya terdapat di bagian kerah kemeja. Sabun cuci piring cukup lembut untuk digunakan di pakaian bahkan untuk bahan wol dan sutra yang biasanya akan mudah rusak jika menggunakan deterjen biasa.

Bersihkan lantai dapur dan kamar mandi
Gunakan air hangat dan tambahkan dua sendok makan cairan sabun pencuci piring. Anda bisa menggunakan campuran ini untuk membersihkan lantai berbahan vinyl atau keramik, namun hindari penggunaan di lantai berbahan kayu karena dikhawatirkan akan merusak material.

Bersihkan perabotan luar ruangan
Teteskan sabun pencuci piring di sebuah mangkuk dan tambahkan air hangat, gunakan untuk membersihkan meja dan kursi di luar ruangan seperti di teras atau di taman. Setelah itu bilas dengan air.

Bersihkan perhiasan
Campurkan beberapa tetes sabun pencuci piring dengan air soda. Busa campuran ini akan membantu menghilangkan kotoran hingga ke sela-sela perhiasan.

Rendam perhiasan dalam campuran tersebut selama lima menit, kemudian gunakan gosok gigi bekas berbahan lembut untuk membersihkan noda yang menempel.

Bersihkan sisir dan sikat rambut
Siapkan mangkuk berisi air hangat dan teteskan sabun pencuci piring. Rendam sisir selama beberapa saat, kemudian bilas dengan air untuk membersihkannya.

Sebagai perangkap serangga
Tambahkan tiga tetes sabun pencuci piring dalam sebuah mangkuk berisi cuka. Bau cuka akan menarik serangga seperti lalat untuk menghampiri, sementara cairan sabun akan membuat serangga tenggelam.

Hilangkan noda karpet
Siapkan dua cangkir air hangat dan campurkan dengan satu sendok makan sabun pencuci piring. Rendam lap ke dalam campuran tersebut dan gosokkan ke noda yang mengenai karpet.

Ulangi hingga noda terserap ke dalam lap dan menghilang. Setelah itu gunakan spons yang sudah direndam air dingin dan keringkan dengan kain lap yang kering.

Bersihkan perlengkapan dapur
Ketika memasak, perlengkapan dapur lain seperti panci atau meja dapur bisa terkena cipratan minyak. Masukkan air hangat dan beberapa tetes cairan sabun pencuci piring ke dalam botol penyemprot untuk membersihkan noda minyak. Semprotkan dan seka dengan kain lap kering.

Hilangkan noda minyak atau oli di garasi
Jika Anda melihat sebuah noda di lantai garasi mobil, tuang noda tersebut dengan baking soda kemudian tuang cairan pencuci piring.

Gosok dengan sikat plastik dan biarkan selama beberapa jam. Bilas dan ulangi hingga noda tersebut hilang.
(sumber)

>> 10 Hikmah kehidupan yang bisa diambil dari pedihnya merantau

Jauh dari keluarga karena merantau? Mulai dari nol dan dirundung kangen? Kesulitan hadapi tantangan di tempat baru, bisa berbuah segudang manfaat luar biasa bagi pengembangan dirimu.


Mandiri
Tinggal jauh dari orang terkasih atau kampung halaman memang berat. Mau tak mau, tinggal di lingkungan baru membuatmu terpaksa melakukan banyak hal tanpa banyak bantuan orang lain. Tapi kamu akan jadi lebih tanggung jawab terhadap diri sendiri, yang menuntunmu lebih bertanggung jawab bagi banyak hal atau orang lain. Kamu belajar mengatur diri sendiri dengan lebih baik. Juga belajar mengatur uang.

Hidup lebih menantang
Hidup ‘begitu-begitu‘ saja? Banyak orang menjadi depresi karena rutinitas. Nah dengan merantau, kamu akan mendapat banyak tantangan baru. Mungkin tantangan menghadapi orang yang baru dikenal, mengeksplorasi lingkungan baru, mengurus dokumen, memasak makanan sendiri, dll. Tantangan membuatmu lebih hidup dan menjauhkanmu dari kebosanan.

Lebih tegar
Hidup di lokasi baru bukan perkara mudah. Tiap tantangan dan kesulitan harus dicari solusinya. Kadang kita menghadapi kebuntuan, entah karena faktor bahasa baru, susah adaptasi dan lain sebagainya. Di balik itu semua, kesulitan-kesulitan itu akan membuatmu menjadi sosok yang lebih tegar.

Belajar lebih rendah hati & empati
Jika di tempat asal, banyak orang telah mengenalmu atau kamu/keluargamu terpandang, di tempat baru, kamu mulai segala sesuatunya dari awal. Di sinilah kamu akan menjadi dirimu sendiri dalam membangun bagaimana penilaian orang terhadap diri kita sebagai individu baru. Kesulitan yang dialami di tempat baru menuntunmu lebih memperhatikan orang lain yang juga mengalami kesulitan.

Makin mudah beradaptasi
Pindah ke lingkungan baru memang kadang dihantui perasaan rindu kampung halaman & orang-orang tercinta yang ditinggalkan. Kamu bisa tetap mengontak mereka atau pulang kampung jika ada rezeki lebih. Yang jelas, orang yang merantau akan belajar pula cara beradaptasi pada lingkungan baru. Asyik juga punya teman-teman baru, yang mungkin bisa lebih dekat seperti saudara.

Jaringan lebih luas
Kenalan baru atau kawan baru di tempat merantau juga menjadi gerbang melebarkan koneksi. Siapa tahu bisa membuka celah untuk mendapat karier yang lebih baik lewat mereka. Dalam urusan percintaan, siapa tahu ada di antara mereka merupakan ‘comblang‘ kamu dalam mendapatkan belahan jiwa. Atau, bisa jadi pula ada salah satu dari mereka yang bakal jadi calon jodohmu.

Mengenal budaya lain
Hidup di kultur yang berbeda memperluas wawasan kita. Kita akan belajar hal-hal baru dan orang-orang di tempat baru juga bisa mempelajari budayamu. Saling mengenalkan budaya membuka peluang dalam saling memahami orang lain. Kamu akan mengenal lebih banyak karakter orang lain.

Tambah trampil berbahasa lain
Bepergian ke wilayah lain yang bahasanya berbeda dengan bahasamu, akan menambah ketrampilan baru dalam berbahasa. Kadang memang sulit belajar bahasa baru. Namun jika sering dikelilingi orang-orang berbahasa berbeda, mungkin bisa memicu semangat dalam mempelajari bahasa baru. Semangat!

Melihat pemandangan baru
Pergi ke tempat baru membuka mata kita terhadap dunia luar. Kamu punya kesempatan lebih baik melihat pemandangan baru. Apalagi jika kamu berjiwa petualang dan suka melihat hal-hal baru. Begitu banyak tempat-tempat menarik di belahan bumi ini, bahkan di penjuru-penjuru pelosok.

Meninggalkan kesedihan
Setiap orang punya masa lalu. Lokasi baru menyibukkanmu dengan hal-hal baru, yang bisa jadi kesempatan untuk meninggalkan hal-hal menyedihkan yang kamu lalui di tempat asal. Putus pacar misalnya, atau kegagalan hidup sebelumnya. Tempat baru, bisa membantu kita belajar lebih iklhas. Kesedihan hanyalah penggalan kehidupan.
(sumber)