>> Kenali 5 Gejala stroke di Usia muda

Mayoritas penderita serangan stroke memang berusia 65 tahun ke atas. Tapi sekitar 10 persen stroke juga dialami pasien yang masih berusia di bawah 45 tahun dan perempuan lebih beresiko terkena dibanding laki-laki.


1. Lemas atau Lumpuh Pada Satu Sisi Tubuh
Jika tiba-tiba merasa kehilangan kekuatan atau tidak merasakan apa pun di satu sisi tubuh khususnya pada lengan dan kaki, ini biasanya gejala stroke. Atau otot wajah yang melemah pada satu sisi juga pertanda serangan stroke.

2. Kesulitan Berbicara
Kemampuan berbicara terganggu dan Anda kesulitan untuk mengeluarkan kata-kata untuk berekspresi. Anda mungkin juga sulit untuk memahami apa yang dikatakan orang lain. Dokter bisa mengetahui tingkat keparahan serangan stroke melalui semacam "tes bicara".

3. Sakit Kepala Berat
Ini biasanya terjadi pada stroke hemoragik, kondisi medis yang ditandai dengan pecahnya satu atau lebih pembuluh darah di dalam otak. Stroke Hemoragik adalah suatu kondisi yang mengancam jiwa dan menyebabkan gangguan lebih besar pada tubuh dan fungsi otak, seperti paralisis, kehilangan kemampuan bicara dan menelan, hilang memori ingatan dan kehilangan kemampuan kognitif.

4. Gangguan Penglihatan
Keluhan berupa penglihatan yang tiba-tiba kabur atau menghilang adalah salah satu gejala dari stroke mata. Stroke mata bisa menyebakan kebutaan total atau kebutaan ringan. Langkah pencegahan yang penting adalah dengan segera memeriksakan mata jika terjadi suatu gangguan.

5. Gejala Muncul Secara Mendadak
Jika empat gejala di atas Anda alami secara seketika, maka sebaiknya Anda langsung memeriksakan diri ke rumah sakit. Gejala stroke muncul dengan cepat dan tidak semua gejala harus Anda rasakan sebelum terkena stroke. Tidak ada salahnya untuk berhati-hati, mengingat stroke adalah penyakit yang berbahaya.
(sumber)